Breaking News:

Virus Corona di Samarinda

Seorang Perwira Menengah di Polresta Samarinda Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

Semalam (20/2/2021) ada dua orang yang dikebumikan secara protokol Covid-19, termasuk salah satunya perwira menengah di lingkup Polresta Samarinda

TRIBUNKALTIM.CO/HO
Jenazah AKP Heru Santoso saat dilakukan pemulasaran lalu dimakamkan di Pemakaman Covid-19 Serayu, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kasus angka kematian akibat wabah Covid-19 masih terjadi di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Semalam (20/2/2021) ada dua orang yang dikebumikan secara protokol Covid-19, termasuk salah satunya perwira menengah di lingkup Kepolisian Resor Kota Samarinda.

Ialah Ajun Komisaris Polisi (AKP) Heru Santoso, semasa hidup bertugas di Polsek Jajaran Polresta Samarinda.

Baca juga: Massa Desak KPK Periksa Kembali Walikota Balikpapan, Wakil Ketua KPK: Kita akan Pelajari

Baca juga: Beredar Kabar Kader Partai Berkarya Bontang Dapat Surat Pemecatan, Ketua DPC: Itu Keliru

Jabatan terakhir almarhum ialah Kepala Unit Harta dan Benda (Kanit Harda) Satreskrim Polresta Samarinda.

Tidak ada upacara kebesaran Polri dan inspektur upacara pada pemakaman AKP Heru Santoso.

Hanya beberapa pihak keluarga yang hadir.

Pria 56 tahun kelahiran Jember ini terpapar Covid-19, penghormatan terakhir padanya dilakukan saat pemulasaran semalam dan saat jasadnya di peti dimasukkan oleh Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Samarinda ke peristirahatan terakhir.

Tepat di Pemakaman Serayu, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda.

Baca juga: Lapor ke Presiden Jokowi, Walikota Balikpapan Rizal Effendi Keberatan Dana Kelurahan Dihapus

Baca juga: Arab Saudi Tutup Akses RI, 527 Calon Jemaah Haji Balikpapan Terancam Gagal Berangkat

"Tanggal 20 Februari 2021, tepat pukul 22.15 Wita terjadi lagi laporan kasus kematian, ada dua jenazah yang dimakamkan secara protokol Covid-19, keduanya berjenis kelamin laki-laki dengan hasil swabnya terkonfirmasi positif Covid-19, dua-duanya merupakan pasien yang dirawat di RSUD AW Sjahranie," jelas Kepala BPBD Samarinda melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD, Ifran (21/2/2021).

Ifran turut menyampaikan bahwa kasus kematian di Kota Tepian sudah mencapai 400-an lebih.

Halaman
123
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved