Breaking News
Jumat, 10 April 2026

Virus Corona di Samarinda

Seorang Perwira Menengah di Polresta Samarinda Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

Semalam (20/2/2021) ada dua orang yang dikebumikan secara protokol Covid-19, termasuk salah satunya perwira menengah di lingkup Polresta Samarinda

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Jenazah AKP Heru Santoso saat dilakukan pemulasaran lalu dimakamkan di Pemakaman Covid-19 Serayu, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kasus angka kematian akibat wabah Covid-19 masih terjadi di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Semalam (20/2/2021) ada dua orang yang dikebumikan secara protokol Covid-19, termasuk salah satunya perwira menengah di lingkup Kepolisian Resor Kota Samarinda.

Ialah Ajun Komisaris Polisi (AKP) Heru Santoso, semasa hidup bertugas di Polsek Jajaran Polresta Samarinda.

Baca juga: Massa Desak KPK Periksa Kembali Walikota Balikpapan, Wakil Ketua KPK: Kita akan Pelajari

Baca juga: Beredar Kabar Kader Partai Berkarya Bontang Dapat Surat Pemecatan, Ketua DPC: Itu Keliru

Jabatan terakhir almarhum ialah Kepala Unit Harta dan Benda (Kanit Harda) Satreskrim Polresta Samarinda.

Tidak ada upacara kebesaran Polri dan inspektur upacara pada pemakaman AKP Heru Santoso.

Hanya beberapa pihak keluarga yang hadir.

Pria 56 tahun kelahiran Jember ini terpapar Covid-19, penghormatan terakhir padanya dilakukan saat pemulasaran semalam dan saat jasadnya di peti dimasukkan oleh Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Samarinda ke peristirahatan terakhir.

Tepat di Pemakaman Serayu, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda.

Baca juga: Lapor ke Presiden Jokowi, Walikota Balikpapan Rizal Effendi Keberatan Dana Kelurahan Dihapus

Baca juga: Arab Saudi Tutup Akses RI, 527 Calon Jemaah Haji Balikpapan Terancam Gagal Berangkat

"Tanggal 20 Februari 2021, tepat pukul 22.15 Wita terjadi lagi laporan kasus kematian, ada dua jenazah yang dimakamkan secara protokol Covid-19, keduanya berjenis kelamin laki-laki dengan hasil swabnya terkonfirmasi positif Covid-19, dua-duanya merupakan pasien yang dirawat di RSUD AW Sjahranie," jelas Kepala BPBD Samarinda melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD, Ifran (21/2/2021).

Ifran turut menyampaikan bahwa kasus kematian di Kota Tepian sudah mencapai 400-an lebih.

"Kalau dijumlahkan, ada 439 orang yang sudah dimakamkan secara protokol Covid-19 di pemakaman Serayu ini," tegasnya.

Dengan masih adanya laporan kasus angka kematian, membuktikan bahwa wabah Covid-19 ini belum berakhir, dan masih sangat berbahaya.

"Untuk itu kami dari Tim Satgas Penanganan tetap menghimbau kepada masyarakat mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan," ungkap Ifran.

Polresta Samarinda melalui akun instagramnya menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya salah satu personil terbaiknya.

"Kepolisian Resor Kota Samarinda turut berduka cita atas meninggalnya AKP Heru Santoso. Semoga Almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," tulis akun @polrestasamarinda.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved