Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Eks KPK tak Yakin Edhy Prabowo & Juliari Dihukum Mati, Paling Rasional Dimiskinkan, Rampas Hartanya!

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak yakin Edhy Prabowo dan Juliari dihukum mati, paling rasional dimiskinkan, rampas hartanya.

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo. (KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO) 

TRIBUNKALTIM.CO - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo tak percaya kedua tersangka korupsi, Edhy Prabowo dan Juliari Batubara dihukum mati.

Hal itu diungkapkan Agus Rahadrjo dalam diskusi virtual yang digelar medcom.id, Minggu (21/2/2021).

Agus lebih menyarankan agar kedua tersangka korupsi di tengah pandemi covid-19 itu dimiskinkan ketimbang dihukum mati.

Memiskinkan harta kekayaan mantan Menteri Keluatan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo dan mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara jadi yang paling rasional menurut Agus Rahardjo.

"Jadi dimiskinkan dulu. Harta yang dinikmati mereka dirampas semua," ujarnya.

Baca juga: Dua Politikus Rockstar Perang Argumen, Giring Kritik! Pasha Bela Anies Baswedan, Soal Banjir Jakarta

Baca juga: Khilaf atau Doyan - Love atau Khilove, Kicauan Fiersa Besari Disorot di Twitter, Sindir Ayus Sabyan?

Menurutnya, perampasan kekayaan kedua mantan anak buah Presiden Joko Widodo itu bertujuan untuk menciptakan efek jera berupa hilangnya eksistensi mereka sebagai warga negara.

Sebaliknya, ia meragukan, efektivitas wacana penerapan hukuman mati terhadap Edhy dan Juliari.

"Saya kalau melihat data itu ragu-ragu. Karena gini, pada waktu hukuman mati itu diterapkan pada teroris, ternyata kurang efektif. Bahkan ada orang yang mengimpikan, mereka mengimpikan mati," kata Agus.

Ia menilai, wacana penerapan hukuman mati terhadap Edhy dan Juliari ambigu kendati aturan membolehkan.

Menurutnya, sanksi yang paling tepat adalah dimatikannya eksistensi sosialnya sebagaimana yang diterapkan Singapura.

Halaman
12
Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved