Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Melacak Pengguna Narkoba, Tes Urine Mendadak Digelar Polresta Samarinda, 41 Polwan Negatif

Pemeriksaan urine secara mendadak kepada 41 orang Polwan (Polisi Wanita) di lingkup Kepolisian Resor Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Pelaksanaan test urine di Mako Polresta Samarinda, pada 41 polwan, Senin (22/02/21) hari ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemeriksaan urine secara mendadak kepada 41 orang Polwan (Polisi Wanita) di lingkup Kepolisian Resor Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, dilaksanakan hari ini (22/2/2021).

Upaya pemeriksaan urine pada 41 anggota Polwan Polresta Samarinda dilakukan secara mendadak.

Dilaksanakan selepas apel pagi. Tidak ada kesempatan bagi anggota untuk menghindar. 

Tes urine disaksikan langsung oleh Sipropam Polresta Samarinda bersama tim medis dari Urusan Kesehatan Polresta Samarinda, yang dikoordinasikan dengan Bagian Sumda Polresta Samarinda.

Baca Juga: Evaluasi PPKM Mikro di Balikpapan, Kelurahan Inventarisir Kebutuhan Posko Covid-19 Tingkat RT

"Langkah ini dilakukan, guna deteksi dini dan mengetahui ada tidaknya anggota yang menggunakan narkoba. Manakala ada yang terbukti menyalahgunakan narkoba, akan dikenai sanksi secara tegas," tegas Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman melalui Wakapolresta Samarinda AKBP Eko Budiarto, Senin (22/02/21) hari ini dikonfirmasi.

Upaya ini bertujuan untuk mengetahui terhadap kemungkinan Polwan menyalahgunakan narkoba. 

Sebanyak 41 anggota polwan yang berdinas di Polresta Samarinda dan polsek jajaran, menjalani tes tanpa terkecuali.

"Semua anggota polwan yang hadir, wajib menjalani tes urine. Tes dilakukan oleh tim medis dari Urkes Polresta Samarinda, mengunakan tester merk ‘Rapid Diagnostic Test, Answer’," ungkap AKBP Eko Budiarto.

Baca Juga: PPKM Mikro di Balikpapan, Walikota Rizal Effendi: Kelonggaran, Jangan Sampai Kerumunan Menjadi-jadi

Hasilnya seluruh Polwan yang menjalani tes dinyatakan negatif atau tidak ada yang terindikasi mengkonsumsi narkoba dan obat terlarang lainnya.

Selanjutnya, AKBP Eko Budiarto menambahkan bahwa juga sudah dilakukan kepada anggota personil polisi laki-laki.

"Kita lakukan tes urine secara mendadak dan hasilnya juga negatif (terhadap polisi laki-laki), tidak ada yang terindikasi narkoba dan obat terlarang," pungkasnya.

Penulis M Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo

Penulis: Mohammad Fairoussaniy
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved