Berita Nunukan Terkini
Rahma Leppa Ketua DPRD Nunukan Merasa Kaget Mendengar Kabar Mantan Wabup Asmah Gani Wafat
Kabar duka meninggalnya Hj Asmah Gani mengejutkan publik Kalimantan Utara (Kaltara), utamanya di Kabupaten Nunukan
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Kabar duka meninggalnya Hj Asmah Gani mengejutkan publik Kalimantan Utara (Kaltara), utamanya di Kabupaten Nunukan.
Hingga sore tadi untaian doa masih terus dipanjatkan warganet di sosial media.
Seperti dipantau TribunKaltara.com melalui media sosial Facebook dan sejumlah grup WhatsApp.
Segenap keluarga besar Lingkar Seni Merah Satu, turut berduka cita atas kepergian ibunda kita tercinta, ibu Hj Asma Gani.
"Mantan Bupati Kabupaten Nunukan sosok yang begitu peduli sama penggiat seni dan budaya. Kami sangat bangga pernah berjuang sama bunda. Selamat jalan bunda semoga di lapangkan kuburanya dan di terima di sisi-Nya, amin ya rabbal alamin," tulis Amporowawan, dikutip dari Facebook Rumah Aspirasi Nunukan.
Baca Juga: Semua Pakai Rapid Antigen, Kasus Covid-19 di Balikpapan dalam Dua Hari ke Depan Naik Signifikan
Sementara itu, Ketua DPRD Nunukan, Rahma Leppa mengaku kaget saat dirinya mendengar kabar meninggalnya mantan Wakil Bupati Nunukan ke-2 itu.
"Saya kaget dengar kabar duka itu. Karena saya dekat sekali sama beliau. Bahkan sebelum beliau jadi Camat di Nunukan tahun 1998," kata Rahma Leppa, pukul 18.00 Wita.
Rahma Leppa mengatakan, dirinya terkahir bertemu langsung dengan mendiang Hj Asmah Gani pada saat pelantikan DPRD Kaltara tahun 2019 lalu di Tanjung Selor.
"Terkahir ketemu waktu pelantikan DPRD Provinsi di Tanjung Selor. Walaupun berbeda pandangan politik. Saya tidak bisa lupa beliau itu," ucapnya.
Diketahui, mendiang Hj Asmah Gani jabat anggota Komisi I DPRD Kaltara periode 2019-2024.
Sementara ia jabat sebagai Wakil Bupati ke-2 periode 2011-2016.
Bahkan, Rahma Leppa beberkan hal yang berkesan dari mendiang Hj Asma Gani yakni sosok yang suka bercanda dan memiliki jiwa sosial yang tinggi.
"Mendiang bagus sekali sama saya. Kalau ketemu di Bandara sering bercanda. Kepedulian sosial beliau juga tinggi, sama masyarakat bagus juga," ujarnya.
Dia menyampaikan turut berbelasungkawa atas kepergian mendiang Hj Asmah Gani ke pangkuan Ilahi.
"Saya mewakili DPRD Nunukan sampaikan duka cita mendalam. Semoga almarhum husnul khatimah," ungkapnya.
Sebelumnya, mendiang menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Tarakan, malam tadi sekira pukul 23.10 Wita.
Wanita kelahiran 17 Agustus 1954 itu menutup usianya yang ke-66 tahun. Jenazah Hj Asmah Gani telah dikebumikan di Kota Tarakan, siang tadi.
Informasi yang dihimpun, mendiang Hj Asmah Gani dikenang sebagai sesepuh dan tokoh di Nunukan lantaran menjadi pelopor pemekaran Kabupaten Bulungan menjadi Kabupaten Nunukan tahun 1999.
Jenazah Dimakamkan di Tarakan
Duka menyelimuti warga Kabupaten Nunukan, lantaran kabar duka meninggalnya mantan Wakil Bupati Nunukan ke-2, Hj Asmah Gani, Senin (22/02/2021) malam.
Informasi yang dihimpun dari pihak keluarga almarhumah, jenazah akan dimakamkan di Kota Tarakan, siang ini.
"Ibu dimakamkan di sini (Tarakan). Insya Allah ini kami lagi persiapan mandikan Ibu (jenazah)," kata anak almarhumah, Mahlan kepada TribunKaltata.com, melalui pesan WhatsApp, Selasa (23/2/2021) pukul 10.30 WITA.
Baca juga: Gubernur Kaltim Isran Noor Sebut Kukar, Kutim dan Mahulu Berpotensi Karhutla, Ini Alasannya
Baca juga: Ingin Memancing, Seorang Pemuda di Samarinda Tiba-tiba Lompat ke Sungai Mahakam, Sempat Minta Tolong
Saat ditanya waktu pemakaman jenazah Hj Asmah Gani, sang anak hanya memberikan informasi keberadaan almarhumah saat ini.
"Saya di rumah sakit ini. Nanti aja ya mas, saya lagi ngurus persiapan pemakaman ibu," ucapnya.
Dia meminta doa dari masyarakat Kabupaten Nunukan agar mendiang sang ibunda, Hj Asmah Gani) husnul khatimah.
"Mohon doa dari warga Kabupaten Nunukan, semoga almarhumah ibu kami husnul khatimah," ungkapnya menyudahi obrolan WhatsApp.
Sebelumnya, kabar meninggalnya politisi Partai Golkar itu dibenarkan oleh pihak keluarga almarhumah Asmah Gani, pukul 23.10 WITA, tadi malam.
Dari informasi yang dihimpun, anggota DPRD Kaltara itu menjadi pelopor pemekaran Kabupaten Bulungan menjadi Kabupaten Nunukan tahun 1999.
Bahkan sempat menjadi Camat Nunukan saat itu.
Baca juga: Kebakaran Terjadi Lagi, Sebuah Mess Perusahaan di Balikpapan Dilalap Jago Merah
Baca juga: PDAM Balikpapan Tidak Mengalir, Pipa IPAM Damai Stop Produksi 45 Persen, Berikut Daerah Terdampak
Wanita kelahiran 17 Agustus 1954 itu menutup usianya yang ke-66 tahun.
Diketahui, pada Pilkada Nunukan 2011, Asmah Gani maju menjadi Wakil Bupati mendampingi Basri.
Saat itu keduanya diusung oleh Parpol Golkar, PKS, Gerindra dan Partai Patriot.
Pasangan Basri-Asmah Gani (BAGUS) menang dengan memperoleh 32.281 suara atau 44,02% dari suara sah.
Mereka mengungguli tiga pasangan lainnya yaitu Asmin Laura Hafid-Karel Sompoton (LASKAR), Faridil-Jabar (FAJAR), dan Tomhas Alfa Edison-Ruman Tumbo (TEMAN). Mereka dilantik pada 30 Mei 2011 hingga 30 Mei 2016.
Penulis Febrianus Felis | Editor: Budi Susilo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ketua-dprd-kabupaten-nunukan-rahma-leppa-ditemui-di-ruangannya.jpg)