Breaking News:

Berita Bontang Terkini

Kecelakaan Maut di Bontang, Satu Wanita jadi Korban Tewas, Sopir Kaget sebab Pedal Gas Dikira Rem

Terungkap penyebab kecelakaan maut yang menelan satu korban jiwa, di Jalan Cut Nyak Dien Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang.

TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Lokasi kejadian olah TKP kecelakaan di di Jalan Cut Nyak Dien Kelurahan Bontang Baru, Rabu (24/2/2021). TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Terungkap penyebab kecelakaan maut yang menelan satu korban jiwa, di Jalan Cut Nyak Dien Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (24/2/2021).

Demikian disampaikan oeh Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Imam Syafii menuturkan, informasi yang didapat dari saksi yakni karnet mobil.

Saat kejadian supir kaget, dan sontak injak pedal gas mobil.

Padahal seharusnya yang diinjak itu adalah rem. Jadi dugaan sementara sang sopir sedang tidak konsentrasi.

Baca juga: Korban Kecelakaan Meninggal di Samarinda, Kapolresta: Luka Kemungkinan Bukan Akibat Benda Tajam

Terbukti, hasil olah TKP yang dilakukan Polres Bontang, tim mengaku tidak menemukan bekas rem dari kendaraan di sekitar lokasi.

“Kalau kata karnetnya, sopirnya kaget. Seharusnya injak rem, tapi yang malah pedal gas. Terbukti tidak ada bekas rem,” ucap AKP Imam, Kamis (25/2/2021).

Ia pun menceritakan, wanita dengan inisial UFH yang mengendari motor Scoopy dengan nomor polisi KT-2926-QD tersebut datang dari arah Jalan Cut Nyak Dien yang hendak keluar menjemput anaknya ngaji.

Namun dari arah berlawanan mobil Mitshubishi L 300 warna Hitam No. Pol KT-8110-DK yang dikendarai oleh R yang membawa muatan material. Sehingga kecelakaan terjadi.

Baca juga: NEWS VIDEO Kecelakaan Maut di Tebingtinggi Sumut, 8 Orang Dikabarkan Tewas

Akibatnya UFH terperosok di bawah kolong mobil, sehingga korban mengalami pendarahan di bagian kepala dan kaki.

Korban dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa warga sekitar ke Rumah Sakit Amalia Bontang.

Saat ini sopir tersebut sudah diamankan di Polres Bontang dan dikenakan pasal 310 ayat 4 dengan ancaman hukuman penjara 6 tahun.

Baca juga: Detik-detik KMP Billi Alami Kecelakaan dan Terbalik di Dermaga Sambas, Tim SAR Cari Korban Terjebak

Berdasarkan pasal 113 undang-undang lalu lintas setiap orang wajib memperhatikan lajur kondisi jalanan kanan, kiri, depan dan belakang ketika ingin berbelok dari arah sebelumnya.

"Korban meninggal di rumah sakit. Supir juga telah diamankan," pungkasnya.

Penulis Ismail Usman | Editor: Budi Susilo

Penulis: Ismail Usman
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved