Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Kejati Kaltim Bertolak ke Jakarta, Geledah Aset Iwan Ratman, Mantan Dirut PT MGRM jadi Tersangka

Mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (Perusda) PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) yang tersandung dugaan kasus rasuah

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
HO/KEJATI KALTIM
Tim penyidik Kejati Kaltim saat melakukan penggeledahan di rumah tersangka Iwan Ratman di bilangan Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021) kemarin. HO/Kejati Kaltim 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (Perusda) PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) yang tersandung dugaan kasus rasuah Iwan Ratman (IR) kini telah ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur.

Iwan Ratman diketahui tersandung kasus dugaan korupsi dana deviden partisipasi interes sebanyak 10 persen proyek pembangunan tangki timbun dan terminal BBM pengerjaan 2018-2020.

Usai ditahan sebagai tersangka, pihak Kejati Kaltim pada Rabu (24/2/2021) kemarin bertolak ke Jakarta untuk menelusuri aset sang mantan Dirut.

Bertempat dirumah tersangka Iwan Ratman, Jalan Kemang Utara 33 Kav. 2, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta.

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi di Tubuh Perusda Kukar, Mahasiswa Desak Kejati Kaltim Jemput Bola

Tim Penyidik Kejati Kaltim bergerak, berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Kejati Kaltim dan Surat Ijin Geledah Pengadilan Tipikor Jakarta.

"Tim penyidik Kejati Kaltim disaksikan oleh ketua RT setempat dan security setempat, melakukan penggeledahan rumah tersangka (Iwan Ratman) kemarin," ungkap Kepala Kejati Kaltim Deden Riki Hayatul Firman melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Kaltim, Abdul Faried, Kamis (24/2/2021) siang.

Apa saja yang dilakukan tim penyidik Kejati Kaltim di kediaman mantan Dirut PT MGRM ini, Abdul Faried menjelaskan ruangan yang digeledah adalah seluruh bagian isi rumah yang dianggap ada tersimpan barang bukti maupun alat bukti.

Baca juga: Soal Aliran Dana ke PT MGRM, PT Pertamina Hulu Mahakam Klarifikasi Terkait PI 10% WK Mahakam

"Penggeledahan dilakukan sebagai upaya mencari barang bukti yang dianggap mendukung dalam pembuktian perbuatan pidana yang dilakukan oleh tersangka Iwan Ratman," ungkap Abdul Faried.

Tersangka diduga melakukan perbuatan Pidana Korupsi dalam pengelolaan dana deviden yg bersumber dari partisipating interest 10 persen, pada PT. MGRM (Perusda) Kabupaten Kukar tahun 2018-2020.

Dalam penggeledaan tersebut, lanjut Abdul Faried, tim penyidik mengamankan dan juga melakukan penyitaan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved