Breaking News:

Berita Bontang Terkini

Dinilai Langgar RTRW, KSOP Tolak Rencana Bongkar Muat Batu Bara di Pelabuhan Loktuan Bontang

Rencana bongkar muat batu bara di Pelabuhan Umum Loktuan Bontang, diduga melanggar regulasi Perda Kota Bontang Nomor 13 Tahun 2019 tentang RTRW

TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Klas II Bontang, Agus Suyanto.TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG–Rencana bongkar muat batu bara di Pelabuhan Umum Loktuan Bontang, diduga melanggar regulasi Perda Kota Bontang Nomor 13 Tahun 2019 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW).

Hal itu diungkapkan Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Klas II Bontang, Agus Suyanto.

Ia menegaskan jika pihaknya tidak akan membiarkan ada aktifitas bongkar muat batu bara di pelabuhan lantaran dinilai melanggar peruntukan kawasan.

Baca juga: Gawat, 157 Orang Warga Binaan dan Petugas Lapas Perempuan Tenggarong Positif Covid-19

Baca juga: ICU Covid-19 di Balikpapan Bertambah, Cek Ketersediaan Ruang Isolasi Rumah Sakit

“KSOP menolak karena melanggar regulasi Perda. Kami tidak akan membiarkan aktivitas apapun selain pengangkut penumpang, kargo, dan barang campuran,” tegas Agus, Jumat (26/02/2021).

Pihaknya juga melihat bahwa Pelabuhan umum tersebut tidak memiliki fasilitas pendukung apapun untuk aktivitas bongkar muat batu bara.

“Untuk fasilitas tidak memadai karena aktivitas bongkar muat diperlukan terminal conveyor atau dermaga rampdoor,” Sambungnya

Baca juga: Kejati Kaltim Bertolak ke Jakarta, Geledah Aset Iwan Ratman, Mantan Dirut PT MGRM jadi Tersangka

Baca juga: Pernikahan Viral di Samarinda, Pengelola Gedung Penuhi Panggilan dan Klarifikasi soal Resepsi

Selain fasilitas tak memadai, KSOP juga mempertimbangkan dampak sosial yang akan dirasakan masyarakat.

Apalagi, sambungnya, kawasan tersebut telah banyak aktifitas dari perusahaan lainya. Bahayanya, wacana tersebut bisa menimbulkan konflik yang berkepanjangan.

“Akan menimbulkan potensi konflik yang panjang kalau rencana ini tetal dipaksakan,” tururnya.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir tentang adanya rencana tersebut.

Pasalnya KSOP akan menjaga ketat aktivitas apapun terhadap kapal-kapal yang akan melakukan bongkar muat di Pelabuhan umum.

Baca juga: Video Viral Resepsi Pernikahan di Samarinda Abaikan Prokes, Polisi Panggil Pihak Penyelenggara

“Hingga saat ini KSOP menjalankan fungsi pengawasan, dan pembinaan di Pelabuhan Loktuan,” pungkasnya.

Penulis: Ismail Usman/Editor: Samir Paturusi

Penulis: Ismail Usman
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved