Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Imbas PPKM dan Kaltim Steril Bagi Pusat Perbelanjaan, Customer Menurun Drastis

Dua pekan telah berlalu semenjak pemerintah menerapkan kebijakan Kaltim Silent termasuk di Balikpapan.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Tingkat hunian di e-Walk BSB turut menurun imbas dari PPKM dan Kaltim Steril.TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dua pekan telah berlalu semenjak pemerintah menerapkan kebijakan Kaltim Silent termasuk di Balikpapan.

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kalimantan Timur (Kaltim) menyebut pihaknya harus menerima kenyataan.

Bahwa kebijakan tersebut memberi kerugian yang cukup besar bagi pusat perbelanjaan atau mal khususnya di Kalimantan Timur.

Baca juga: Gawat, 157 Orang Warga Binaan dan Petugas Lapas Perempuan Tenggarong Positif Covid-19

Baca juga: ICU Covid-19 di Balikpapan Bertambah, Cek Ketersediaan Ruang Isolasi Rumah Sakit

"Dampak kerugian tersebut antara lain menurunnya tingkat kunjungan ke Balikpapan melalui tranportasi darat dan laut karena sempat dilakukan swab antigen di perbatasan," ujar Ketua APPBI Kaltim, Aries Adrianto, Jumat (26/2/2021).

Akibatnya, tingkat hunian hotel di Balikpapan hanya sampai 20 persen. Hal ini berdampak pula terhadap menurunnya kunjungan orang ke mal.

Selain itu bioskop dan permainan anak yang diharuskan tutup pada hari Minggu serta adanya kewajiban 75 persen Work From Home (WFH) mengakibatkan drastisnya penurunan customer.

Para karyawan atau pekerja yang biasanya makan siang di mal, kini sudah sangat minim. Bahkan hampir tidak ada lagi.

Baca juga: Kejati Kaltim Bertolak ke Jakarta, Geledah Aset Iwan Ratman, Mantan Dirut PT MGRM jadi Tersangka

Baca juga: Pernikahan Viral di Samarinda, Pengelola Gedung Penuhi Panggilan dan Klarifikasi soal Resepsi

Akhir pekan merupakan momen mal ramai dikunjungi. Saat ini, ungkap Aries, lebih sepi dibanding sebelum diberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan Kaltim Steril.

"Orang berkunjung ke Balikpapan menjadi lebih sedikit dibandingkan dengan orang Balikpapan yang keluar kota. Yang tadinya Balikpapan sebagai destinasi, saat ini berubah," terangnya.

Tercatat pada bulan Februari 2021 ini sales omzet tenant menurun drastis dari bulan-bulan sebelumnya.

Halaman
12
Penulis: Heriani AM
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved