Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Jadi Role Model Kaltim, KPK Sorot Rapor Merah soal Aset dan Pajak di Balikpapan

Khsususnya dalam beberapa bidang terkait dengan perizinan satu pintu, pengadaan barang dan jasa, dan manajemen ASN.

TRIBUNKALTIM.CO, DWI ARDIANTO
Walikota Balikpapan Rizal Effendi, TRIBUNKALTIM.CO, DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan kedatangan tamu dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (25/2/2021) lalu.

Kedatangan lembaga anti korupsi itu untuk melakukan monitoring pencapaian KPK terhadap aksi pencegahan korupsi.

Khsususnya dalam beberapa bidang terkait dengan perizinan satu pintu, pengadaan barang dan jasa, dan manajemen ASN.

Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, Kota Minyak menjadi leadership di Provinsi Kalimantan Timur dalam hal tersebut.

Pasalnya indeks pencapaian pemberantasan korupsi dalam sektor yang dimaksud angkanya mencapai 80 persen, bersama Kota Bontang.

"Kata Satgas dari KPK, kita menyelamatkan potret dan menjadi role model Kaltim, karena ada dua kota nilainya diatas 70%, Balikpapan dan Bontang, lainnya dibawah 50%," jelasnya.

Baca juga: KPK Sambangi Balikpapan, Nawawi Pomolango Sebut Kasus Dana Insentif Daerah Masih Dalam Pantauan

Namun demikian, Rizal tak memungkiri bahwasannya masih ada sejumlah sektor yang berada dalam garis kuning dan merah.

Adapun rapor merah itu diberikan kepada sektor optimalisasi pajak dan aset.

Rizal mengaku ada persoalan di lapangan sehingga KPK akan memberi pengawalan.

"Mereka akan mengawal laporan l objek pajak, sehingga potensi kerugian akan diperbaiki," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved