Selasa, 28 April 2026

Kebakaran Tepi Sungai Mahakam

Posko Musibah Kebakaran Didirikan, Tepat di Masjid Tua Samarinda Seberang

Musibah kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah warga Jalan Pangeran Bendahara RT 7, Kelurahan Mesjid

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Made Anwara, saat bagikan masker pada warga Jalan Pangeran Bendahara RT 07, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, yang terdampak kebakaran Jumat hari ini (26/1/2021). TRIBUBKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Musibah kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah warga Jalan Pangeran Bendahara RT 7, Kelurahan Mesjid, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, membuat jajaran Muspika Kecamatan bergerak cepat.

Posko darurat dan dapur umum didirikan guna tempat bernaung sementara bagi warga yang terdampak kebakaran..

"Kami sudah ketemu pak RT, jadi rumah diperkirakan ada 10 sampai 15. Tapi akan di cek kembali pastinya. Saat ini infonya tidak ada korban jiwa tapi kami selalu cek," tegas Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Made Anwara, Jumat (26/2/2021) siang.

Selain itu pihak Kecamatan, Koramil, Kelurahan dan dari pihaknya akan menyediakan keperluan masyarakat yang terdampak.

Baca juga: Ada Aktivitas Memasak Sebelum Kebakaran di Samarinda, Kepolisian Selidiki dan akan Periksa Saksi

"Nanti kami sembari pasok bantuannya, kami sudah koordinasi dengan pihak-pihak Muspika. Nanti akan kami dirikan tenda posko dan dapur umum disini (Masjid Tua Samarinda Seberang)," sambungnya.

Di sela-sela akan didirikan tenda, Kapolsek Samarinda Seberang bersama jajaran muspika juga membagikan masker pada beberapa masyarakat yang terdampak musibah kebakaran.

"Sambil berjalan saja kegiatannya (pendirian tenda) dan kami juga lakukan pembagian masker, sekaligus imbauan Covid-19. Juga bersama Muspika meminta masyarakat yang terdampak sabar dengan musibah yang terjadi," jelas Kompol Made Anwara.

15 Bangunan dan 4 Motor Terbakar

Dari data yang tercatat di posko pengungsian Ketua RT 7 Saipul kembali menyampaikan adanya penambahan jumlah jiwa yang terdampak kebakaran di tepi Sungai Mahakam, Jumat (26/2/2021) pagi tadi.

Dari data yang dihimpunnya, sebanyak 25 kepala keluarga mengungsi di tenda yang didirikan oleh Muspika Samarinda Seberang, persisnya di halaman area Masjid Shirathal Mustaqiem (Masjid Tua Samarinda Seberang), Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

"Jumlah KK 25, 103 Jiwa. Adapun bangunan yang terbakar ada 15 bangunan," ungkap Saipul, Jumat (26/2/2021) tadi.

15 bangunan yang terbakar terdiri dari, 12 bangunan pribadi sisanya ialah bangunan bangsalan.

Baca juga: Dipastikan tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran di Permukiman Tepi Sungai Mahakam Samarinda

"Ada bangsalan 4 pintu, 6 pintu dan 3 pintu. Dua diantara rumah pribadi ialah terdampak pada area belakang rumah serta disamping," sebutnya.

Selain bangunan yang ikut di lahap api, Saipul juga mendata adanta kendaraan bermotor milik warganya yang ikut ludes terbakar saat musibah kebakaran terjadi.

"Dan ada 4 kendaraan roda dua yang ikut terbakar milik warga, lalu ada juga warga saya bapak Yasing yang kehilangan motornya, bangkainya tidak ketemu," ucapnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved