Breaking News:

Kebakaran Tepi Sungai Mahakam

Dipastikan tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran di Permukiman Tepi Sungai Mahakam Samarinda

Puluhan rumah terdampak dalam musibah kebakaran di di tepi Sungai Mahakam, Jalan Pangeran Bendahara RT 07, Kelurahan Masjid, di Samarinda

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk Jalan Pangeran Bendahara RT 07, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Jumat hari ini (26/1/2021). TRIBUBKALTIM.CO/ MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -Puluhan rumah terdampak dalam musibah kebakaran di di tepi Sungai Mahakam, Jalan Pangeran Bendahara RT 07, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, di seberang Masjid Shirathal Mustaqiem (Masjid Tua Samarinda Seberang).

Ketua RT 7 Saipul mengatakan, kejadian terjadi pukul 09.00 WITA, dan langsung dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda.

Baca juga: Gawat, 157 Orang Warga Binaan dan Petugas Lapas Perempuan Tenggarong Positif Covid-19

Baca juga: ICU Covid-19 di Balikpapan Bertambah, Cek Ketersediaan Ruang Isolasi Rumah Sakit

Ia juga masih berada di lokasi kebakaran serta memastikan warganya tidak menjadi korban jiwa.

Selain itu, ia mendata berapa kepala keluarga yang terdampak serta rumahnya ludes akibat kebakaran.

"Banyak bangsalan (di lokasi kebakaran). Masih di cek untuk berapa kepala keluarga, masih memastikan data lengkapnya," sebut Saipul, Jumat (26/2/2021) hari ini.

Baca juga: Kejati Kaltim Bertolak ke Jakarta, Geledah Aset Iwan Ratman, Mantan Dirut PT MGRM jadi Tersangka

Baca juga: Pernikahan Viral di Samarinda, Pengelola Gedung Penuhi Panggilan dan Klarifikasi soal Resepsi

"Tetapi kalau korban jiwa, informasi tidak ada," imbuhnya.

Dugaan kebakaran yang sempat disinggung warga sekitar terkait aktivitas salah satu warga yang memasak, lalu ditinggal, ditegaskan Saipul masih di cek kebenarannya.

Tentunya bersama pihak kepolisian sektor Samarinda Seberang, akan menyelidiki penyebab pasti dari musibah kebakaran ini.

"Infonya belum pasti. Ada bilang karena masak lalu ditinggal ke kapal, ada yang bilang karena bensin. Orangnya nggak ada di rumah lagi di kapal," sebut Saipul.

Baca juga: Video Viral Resepsi Pernikahan di Samarinda Abaikan Prokes, Polisi Panggil Pihak Penyelenggara

Untuk kepala keluarga masih belum pasti tercatat. Bangunan sekitar 10 sampai 15 rumah yang hangus terbakar.

Diperkirakan 80 jiwa dari 20 kepala keluarga terdampak karena musibah kebakaran ini.

"Nanti kami pastikan kembali," ungkapnya.

Penulis : Mohammad Fairoussaniy/Editor: Samir Paturusi

Penulis: Mohammad Fairoussaniy
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved