Berita Bontang Terkini

DPRD Bontang Geram, Tuding Pemkot Tidak Mampu Mengatasi Ancaman Buaya di Selambai Lok Tuan

Anggota Komisi III DPRD Bontang, Faizal, geram atas respon Pemerintah Kota Bontang yang dinilai lambat mengatasi persoalan

Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Papan peringatan tanda bahaya ada reptil buaya. Anggota Komisi III DPRD Bontang, Faizal, geram atas respon Pemerintah Kota Bontang yang dinilai lambat mengatasi persoalan maraknya kemunculan buaya, di Kampung Atas Laut Selambai Bontang, Kalimantan Timur. 

Baca juga: Kelakuan Zaskia Gotik Saat Olahraga Zumba, Kondisi Tubuh Istri Sirajuddin Mahmud Jadi Sorotan

Baca juga: Siaran Langsung Liga Inggris, Chelsea vs Manchester United, Link Live Streaming Mola TV

Bahkan, akibat gigitan moster air itu, kaki kiri AL nyaris terputus.

Bhabinkamtibmas Loktuan Aipda Ahmad Bajuri membeberkan, dalam sepekan ada dua orang telah menjadi korban serangan predator buas.

"Ada lagi mas, hanya selang tiga hari saja," tutur Bajuri.

Ia mengungkapkan, di Lok Tuan telah banyak yang jadi korban serangan buaya.

Namun khusus untuk di Selambai, pihaknya mencatat telah ada delapan orang jadi korban.

"Sebenarnya di Kelurahan Lok Tuan sudah banyak. Tapi kalau di Selambai ada 8 orang mas," ujarnya.

Baca juga: Login www.prakerja.go.id, Cara Cek Lolos Kartu Prakerja Gelombang 12, Jangan Sedih Dulu Bila Gagal

Baca juga: Link Live Streaming Liga Italia via RCTI, AS Roma vs AC Milan, Kick-off 02.00 WIB, Gratis

Selain itu ia juga mengungkapkan pada kejadian sebelumnya telah melaporkan ke BKSDA Kalimantan Timur agar segera mengevakuasi buaya tersebut.

Pasalnya buaya tersebut telah sangat meresahkan warga khususnya yang bermukim di kampung atas laut seperti Selambai.

"Saya sudah lapor mas, soalnya sudah sangat meresahkan warga. Walaupun ada plang pemberitahuan, namun kita tidak bisa mengawasi 24 jam orang agar tidak turun ke laut," ungkapnya.

Baca juga: GRATIS Siaran Langsung Liga Italia Malam Ini, Verona vs Juventus, Link Live Streaming RCTI Plus

Atas kejadian ini, ia pun berharap agar pemerintah segera mengambil langkah solusi agar kejadian serupa tak terulang lagi.

"Iya harus melihat populasi buaya yang banyak dan telah meresahkan warga, pemerintah sebaiknya membuat penangkaran buaya," pungkasnya.

Penulis Ismail Usman | Editor: Budi Susilo

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved