Breaking News:

Berita Bontang Terkini

Lakukan Perbuatan Asusila pada Kekasihnya yang Belia, Petani Asal Perangat Diringkus Polres Bontang

Memadu kasih dengan gadis belia, Sule (nama samaran), harus mendekam di balik dinginya jeruji penjara. Ia dilaporkan usai melakukan perbuatan asusila

HO/POLSEK MARANGKAYU
Sule (nama samaran), tersangka tindak amoral pada kekasihnya yang masih belia diamankan di Unit Reskrim Marangkayu, Kutai Kartanegara. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG- Memadu kasih dengan gadis belia, Sule (nama samaran), harus mendekam di balik dinginya jeruji penjara.

Ia dilaporkan usai melakukan perbuatan asusila kepada Yuli (nama samaran) usia 15 tahun, di kediaman pribadinya.

Sule memadu kasih dengan gadis belia yang usianya selisih satu dekade dengannya.

Baca juga: Pertamina tak Beri Izin Penjualan BBM Eceran Sistem Digital Pertamini, Pemkot Samarinda Tertibkan

Baca juga: Pelaku Nekat Antar Sabu 1 Kg ke Kalsel karena Tergiur Upah Rp 25 Juta, Pengiriman Sudah 2 Kali

Sehingga petani asal Perangat itu diringkus Unit Reskrim Marangkayu di Desa Sabuntal, Kutai Kartanegara, pada Minggu (28/02/2021) lalu, sekira pukul 23.00 Wita.

"Menurut pengakuan korban, aksi bejat tersangka dilakukan sejak Agustus 2020 lalu,” jelas Kapolsek Marangkayu AKP Sujarwanto melalui Kanit Reskrim Bripka Ambo Tang, Rabu (3/3/2021).

Kasus ini mulai terendus saat Yuli merasa cemas atas apa yang dialaminya selama ini.

Baca juga: BREAKING NEWS Unjuk Rasa Mahasiswa di Depan Kantor Bupati Kukar Ricuh, Sampaikan 14 Tuntutan

Baca juga: Warga Balikpapan Diharapkan Hati-hati Gejala Long Covid, Penyintas Wajib Kenali Cirinya 

Perbuatan asusila Sule pada dirinya itu diceritakan kepada tantenya.

Sehingga cinta terlarang keduanya pun terbongkar.

"Meraka mengaku sudah pacaran 6 bulan. Sule melakukan perbuatan amoralnya sudah 20 kali ke Yuli," bebernya.

Baca juga: Bupati Kutim Bakal Resmikan Jembatan Penghubung Sangatta Selatan dan Sangatta Utara dalam Musrenbang

Setelah mendapat aduan dari keluarga korban, Polisi langsung mengaman Sule di rumahnya.

Atas perbuatanya, tersangka dijerat Pasal 81 ayat (2) UU Nomor  23/2002 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman 15 tahun penjara.

Penulis: Ismail Usman | Editor: Rahmad Taufiq

Penulis: Ismail Usman
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved