Berita Samarinda Terkini

Memanipulasi Kuitansi Penjualan Barang, Karyawati Perusahaan di Samarinda Dipolisikan

Manipulasi data penjualan barang ditempat bekerja, seorang perempuan berusia 30 tahun dipolisikan pemilik perusahaan, dan diamankan

TRIBUNKALTIM.CO/HO
Tersangka dan barang bukti dokumen kwitansi yang telah di manipulasi, kini diamankan Polsek Sungai Kunjang.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Manipulasi data penjualan barang ditempat bekerja, seorang perempuan berusia 30 tahun dipolisikan pemilik perusahaan, dan diamankan pada Selasa (9/3/2021) lalu. 

Perbuatan ini tercium sekitar tanggal 17 Februari 2021 saat tersangka bernama Novianti alias Novi yang juga seorang karyawati perusahaan pergudangan Samarinda, menyerahkan sisa barang yang telah dijualnya.

Penyerahan kembali ke gudang ini melalui proses audit retur barang.

Baca juga: Pria Paruh Baya di Samarinda Terjatuh dari Motor Lalu Tewas, Polisi Menduga Karena Sakit

Baca juga: Wakil Walikota Samarinda Rusmadi Kedatangan Forum RT Sungai Pinang Dalam, Menerima Aspirasi

Dirasa cocok, kuitansi pun ditandatangani dan kembali diserahkan kepada tersangka, agar ditanda tangani. 

Karyawan lain tak curiga dengan niatan tersangka, lalu pihak gudang membawa masuk barang-barang yang dikembalikan ke dalam. 

Baca juga: DPC Demokrat Samarinda Mengendus Pengurus yang Ikut KLB Sumatera Utara, Viktor Yuan: Inisial DE

Baca juga: Usai Menjabat Sebagai Walikota Samarinda, Berikut Kegiatan yang Dilakukan Syaharie Jaang

"Melihat ada kesempatan, pelaku pun langsung beraksi dengan mengubah jumlah barang yang diserahkan ke gudang. Caranya, angka di kuitansi pengeluaran diganti sesuai dengan keinginan tersangka," jelas Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Bambang melalui Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang Iptu Purwanto dikonfirmasi Kamis (11/3/2021) hari ini.

kuitansi berwarna kuning diletakkan tersangka di atas meja samping pintu gudang.

Bon pengeluaran barang berwarna putih dan merah di bawa ke admin logistik perusahaan lalu keluar hasil laporan penjualan harian serta tanda terima laporan.

Sebagai dasar tersangka sudah menyetorkan uang hasil penjualan ke kasir, sesuai jumlah barang terjual di kuitansi pengeluaran barang, yang telah diubah. 

"Atas ulah tersangka perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp 8.831.400, pihak perusahaan merasa dirugikan, langsung melapor ke Polsek Sungai Kunjang dan kami langsung tindalanjuti," ungkap Iptu Purwanto. 

Baca juga: Musnahkan Sabu dari Tangan Tersangka Sindikat, Kronologi Pengungkapan Libatkan WBP Lapas Samarinda

Setelah dilakukan penyelidikan serta cukup bukti dan diperkuat keterangan saksi-saksi, pihaknya langsung mengamakan tersangka. 

"Kami amankan saat sedang bekerja di komplek pergudangan, Jalan Teuku Umar, Sungai Kunjang," tegas Iptu Purwanto. 

Akibat perbuatannya, tersangka pun dijerat dengan tindak pidana penggelapan dalam jabatan Jo perbuatan yang dipandang sebagai perbuatan yang diteruskan sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 374 KUHP Jo 64 KUHP.

Penulis : Mohammad Fairoussaniy/Editor: Samir Paturusi

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved