Virus Corona di Balikpapan
Walikota Rizal Effendi Khawatir Balikpapan Kekurangan Vaksin Covid-19
Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengungkapkan, kekhawatirannya apabila persediaan vaksin Covid-19 habis.
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Pemerintah Kota Balikpapan mengaku kekurangan Vaksin Covid-19 bermerek Sinovac.
Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengungkapkan, kekhawatirannya apabila persediaan vaksin Covid-19 habis.
“Ini kita lagi kekurangan dan menunggu, karena khawatir juga kalau vaksin habis. Padahal sudah memasuki vaksinasi tahap kedua,” ujarnya, Jumat (12/3/2021).
Baca juga: Ratusan Pedagang Pasar Klandasan Disuntik Vaksin Sinovac Dosis Kedua, 47 Orang tak Datang
Baca juga: Wakil Wali Kota Tarakan Ikut Vaksinasi Covid-19, Effendhi Djuprianto Akui Tidak Rasakan Sakit
Sebagaimana diketahui, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terus berjalan dengan sasaran yang semakin diperluas.
Sesuai dengan instruksi Presiden, semua warga negara akan mendapat suntikan vaksin tersebut.
Berdasara data yang didapat, di Kota Balikpapan, ada sekitar 500 ribu orang yang berusia 18 tahun ke atas.
Sementara vaksin yang diterima pemerintah kota Balikpapan pada tahap pertama baru sekitar 20 ribu dosis.
Dari jumlah itu, sebanyak 6.000 dosis diperuntukan bagi tenaga kesehatan. Sisanya untuk pelayan publik.
Yakni, tokoh agama dan masyarakat, guru, atlet, pekerja media, ASN dan TNI/Polri, hingga warga lanjut usia (lansia).
Kini proses pelaksanaannya memasuki tahap kedua. Namun persediaan dosis yang ada dikhawatirkan habis.
Baca juga: Vaksinasi Lansia di Kariangau Nihil, Satgas Covid-19 Balikpapan Telusuri Penyebabnya
Baca juga: NEWS VIDEO Dinilai Tak Sesuai Kaidah Klinis, DPR Tuding BPOM Anak Tirikan Vaksin Nusantara
"Mereka yang disuntik harus menerima dosis yang kedua setelah 14 hari, dan 28 hari bagi Lansia. Jadi kita masih menunggu lagi kedatangan vaksin," jelasnya.
Sementara itu, seiring dengan berjalannya program vaksinasi yang dilakukan pemerintah.
Kota Balikpapan terus menunjukkan penurunan kasus. Satgas Covid-19 Kota Balikpapan dalam sepekan terakhir merilis angka di bawah 100 kasus.
Seperti misalnya hari ini, hanya tercatat 50 kasus positif Covid-19 baru. Bahkan tercatat Nol kasus meninggal dunia hari ini.
Berikut data terbaru kasus Covid-19 di Kota Balikpapan:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/walikota-balikpapan-rizal-effendi-memaparkan.jpg)