Breaking News:

Pilkada Serentak

Hadapi Pemilu Serentak 2024, Ketua Bawaslu Kaltara Ungkap Data Penduduk Jadi Permasalahan Utama

Menghadapi pemilu serentak, Ketua Bawaslu Kalimantan Utara, Suryani mengungkap permasalahan utama adalah data penduduk yang akan menggunakan hak pilih

TRIBUNKALTIM.CO, RISNAWATI
Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara, Suryani. TRIBUNKALTIM.CO, RISNAWATI 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Menghadapi pemilu serentak, Ketua Bawaslu Kalimantan Utara, Suryani mengungkap permasalahan utama adalah data penduduk yang akan menggunakan hak pilihnya.

Persoalan ini, kata dia tentu belajar dari pengalaman Pemilu serentak 2018, dilanjutkan dengan Pilkada.

Baca juga: Hadapi Pemilu Serentak 2024, Ketua Bawaslu Kaltara Sebut Penguatan SDM Jadi Fokus Utama

Suryani mengatakan, penyempurnaan data pemilih itu, tentunya tetap mengalami permasalahan dan kendala.

"Maka, kami berharap kesiapan dari KPU, ini bisa segera tuntas untuk menghasilkan penyelenggaraan yang baik," ujarnya, Sabtu (13/3/2021).

Terkait kualitas data pemilih, termasuk identitas kependudukan terhadap masyarakat di Kaltara itu, tentunya hal ini juga perlu peran pemerintah, dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Ketua Bawaslu Kaltara Suryani Ngaku Jalani Rapid Test Setiap 12 Hari

"Terutama permasalahan-permasalahan yang muncul di perbatasan," katanya

Dia sampaikan, identitas sebagai warga negara asing terutama warga negara Malaysia, digunakan untuk kepentingan dagang oleh masyarakat di perbatasan.

"Kita berharap memang, dalam hal ini Kemendagri sangat-sangat memperhatikan proses identitas masyarakat di perbatasan. Artinya betul-betul selektif dan tegas untuk hal ini," harapnya.

Baca juga: Paslon Irianto Lambrie-Irwan Sabri Ajukan Gugatan ke PTUN, Begini Sikap KPU dan Bawaslu Kaltara

Dia sampaikan, hal ini bukan hanya permasalahan di penyelenggara saja, tetapi juga masalah nasional.

"Jadi kami berharap memang, pemerintah punya peran untuk mulai selektif melihat, identitas kependudukan ini.

Meskipun pelaksanaan Pemilu dan Pilkada itu masih tahun 2024. Dipersiapkan lebih cepat kan lebih baik," tuturnya.

Penulis: Risnawati | Editor: Mathias Masan Ola

Penulis: Risnawati
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved