Breaking News:

Pilkada Kaltara

Hadapi Pemilu Serentak 2024, Ketua Bawaslu Kaltara Sebut Penguatan SDM Jadi Fokus Utama

Menghadapi Pemilu dan Pilkada serentak 2024, Bawaslu RI mengarahkan  Bawaslu provinsi dan kabupaten/kota sesegera mungkin melakukan penguatan-penguata

Penulis: Risnawati | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, RISNAWATI
Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara, Suryani. TRIBUNKALTIM.CO, RISNAWATI 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Menghadapi Pemilu dan Pilkada serentak 2024, Bawaslu RI mengarahkan  Bawaslu provinsi dan kabupaten/kota sesegera mungkin melakukan penguatan-penguatan secara internal, berdasarkan hasil evaluasi lembaga masing-masing.

Ketua Bawaslu Kalimantan Utara, Suryani mengatakan hal yang paling mendapatkan penguatan, adalah terkait dengan sumber daya manusia (SDM).

Dia menyampaikan, kesiapan SDM menjelang Pemilu dan Pilkada serentak 2024 ini merupakan tantangan yang tidak mudah.

Baca juga: Paslon Irianto Lambrie-Irwan Sabri Ajukan Gugatan ke PTUN, Begini Sikap KPU dan Bawaslu Kaltara

"Kita sudah punya pengalaman melaksanakan Pemilu serentak di 2018, yang menyisakan persoalan yang cukup banyak. Ditambah lagi akan dilaksanakan Pilkada di tahun yang sama," ujarnya, Sabtu (13/3/2021)

Tentu, penguatan SDM, kata dia adalah menjadi satu-satunya titik fokus yang harus dilakukan.

Di samping itu, wanita berkacamata itu berharap, adanya penguatan dari sisi regulasi, dan juga dukungan anggaran. Baik pemilu serentak maupun Pilkada serentak.

Terkait kuantitas SDM, dia menyebutkan telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sehingga yang menjadi penguatan nantinya adalah kemampuan SDM.

Baca juga: Bawaslu Kaltara Beber 72 Jenis Pelanggaran Pilkada, Terbanyak Pelanggaran Administrasi

Baca juga: Bawaslu Kaltara Tangani 61 Kasus Dugaan Pelanggaran Pemilu, Temuan Terbanyak Ada di Nunukan

"Kita ketahui, Prolegnas 2021 itu tidak memasukkan RUU Pemilu, sehingga kami tentu akan melaksanakan Pemilu serentak itu. Seperti yang diterapkan di 2018, dengan dasar pedoman UU Nomor 7 Tahun 2017. Kita berharap Prolegnas 2022, ini bisa masuk," katanya.

Sekiranya pun tidak ada perubahan, Suryani tegaskan, Bawaslu sudah harus siap tanpa adanya perubahan.

"Artinya, titik lemah dari pada regulasi di 2018, itu sudah kita inventarisir, sehingga ini bisa menjadi kekuatan atau kesiapan Bawaslu disetiap tingkatan," jelasnya.

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Ketua Bawaslu Kaltara Suryani Ngaku Jalani Rapid Test Setiap 12 Hari

Diketahui, pelaksanaan Pemilu maupun Pilkada serentak nantinya akan dilaksanakan dua tahap. Pemilu serentak direncanakan akan dilaksanakan April 2024, sedangkan tingkat daerah di bulan Oktober 2024.

"Sekarang ini kan masih draft juga, kita masih menunggu. Tinggal bagaimana teknis dari KPU, untuk melakukan persiapan-persiapan lebih konferehensif," lanjutnya.

Penulis: Risnawati | Editor: Mathias Masan Ola

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved