Selasa, 21 April 2026

Berita Kutim Terkini

Peringatan Hari Perawat Nasional di Kutim, Mulai dari Pakai Baju Batik hingga Potong Tumpeng

Tanggal 17 Maret merupakan hari perawat nasional yang juga merupakan hari lahir organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Sekretaris DPD PPNI Kabupaten Kutai Timur, Nurkholis mengenakan batik PPNI di hari ulang tahun PPNI ke-47.TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Tanggal 17 Maret merupakan hari perawat nasional yang juga merupakan hari lahir organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Memperingati HUT yang ke-47, Dewan Pengurus Daerah PPNI Kabupaten Kutai Timur menggelar serangkaian kegiatan yang berlangsung mulai 17 Maret hingga 20 Maret 2021.

"Di Kabupaten Kutai Timur sendiri yang dilakukan adalah mengikuti kegiatan seminar ilmiah virtual, kemudian mengikuti arahan dan sambutan dari bapak Ketua DPP Pusat Harif Fadhillah," ujar Sekretaris DPD PPNI Kutim Nurkholis.

Baca juga: Komisi 3 DPRD Kaltim Prihatin Kondisi Jalan Poros Bontang, Kutim dan Berau, Minta Pemerintah Serius

Baca juga: Mengintip Greenhouse Sekolah Luar Biasa di Kutim, Edukasi Siswa dalam Agrobisnis dan Minapolitan

Selain itu, seluruh perawat yang tergabung dalam PPNI baik yang bekerja di instansi swasta maupun pemerintah secara serentak menggunakan baju batik PPNI.

Pemakaian batik tersebut sebagai simbol eksistensi perawat dalam memberikan pelayanan di berbagai tingkatan.

Mulai dari Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik Kesehatan, maupun di Dinas Kesehatan secara struktural.

Pada hari kedua dan ketiga, PPNI Kutim akan menggelar pembagian masker dan han sanitizer kepada masyarakat.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kalimantan Timur & Jadwal Buka Puasa, Ramadhan 1442 H

Baca juga: Majelis Hakim Vonis Mantan Bupati Kutim Ismunandar dan Ketua DPRD Encek Sesuai Tuntutan JPU KPK

"Pembagian masker di beberapa titik seperti lintas jalan protokol dan pasar," ucapnya pada TribunKaltim.Co.

Kegiatan pembagian masker digagas karena organisasi profesi perawat tersebut ingin menggiatkan kembali kepedulian masyarakat terhadap 3M.

Kegiatan ini juga mendekatkan perawat dengan masyarakat sehingga ada jalinan komunikasi dan sosialisasi yang baik.

Baca juga: Zona Hijau di Kutim Terus Bertambah, Kasus Covid-19 Semakin Turun, Dinkes Belum Tahu Penyebabnya

PPNI Kutim berupaya mendorong suksesnya program vaksinasi Covid-19 dengan menyosialisasikan langsung kepada masyarakat Kutai Timur.

Di hari terkahir, DPD PPNI melaksanakan kegiatan puncak yakni pemotongan tumpeng dalam rangka hari ulang tahun PPNI yang ke-47.

"Nanti akan ada sambutan dari ketua DPD PPNI Kutim HM Thowil dan dilanjutkan dengan seminar ilmiah," ujarnya. (*)

Berita tentang Kutim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved