Virus Corona di Balikpapan

Tak Ada Kasus Meninggal Akibat Long Covid di Balikpapan, dr Dio: Terparah Sesak Napas

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty menyebut, banyak penyintas yang mengalami gejala Long Covid

TRIBUNKALTIM.CO, DWI ARDIANTO
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty, TRIBUNKALTIM.CO, DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty menyebut, banyak penyintas yang mengalami gejala Long Covid.

Kebanyakan dari mereka mengalami sesak napas, namun tak ada kasus penyintas yang meninggal dunia.

"Tidak ada yang meninggal. Rata-rata mereka sesak. Itu yang paling berat," ujarnya, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: Warga Balikpapan Diharapkan Hati-hati Gejala Long Covid, Penyintas Wajib Kenali Cirinya 

Wanita yang kerap disapa Dio itu mengaku menerima laporan terhadap penyintas yang mengalami gejala Long Covid tersebut.

Banyak penyintas yang mengaku masih mengalami gejala seperti saat terinfeksi Covid-19 sebelumnya.

Tak jarang, banyak penyintas yang sampai harus kembali ke rumah sakit untuk bisa mendapatkan perawatan.

"Kalau keluhan Long Covid ada kita terima laporan. Itu ada banyak, jadi masuk lagi ke rumah sakit untuk dirawat," katanya.

Dio pun turut memberikan penjelasan mengapa Long Covid banyak dialami oleh para penyintas usai dinyatakan sembuh.

Baca juga: Waspada Gejala Long Covid Serang Penyintas, Kenali Ciri-cirinya sejak Awal

Salah satu penyebab karena para penyintas setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19 langsung kembali beraktivitas.

Padahal, disarankan oleh Dinas Kesehatan harus berisitirahat terlebih dahulu selama kurang lebih satu Minggu.

Tujuannya untuk memperbaiki fungsi organ dan adaptasi sosial. Sebab pasien Covid-19 banyak mendapat stigma di masyarakat.

Hanya saja, hal tersebut memang dibutuhkan pengertian dari perusahaan tempat bekerja.

"Mereka ini banyak yang mau buru-buru cepat bekerja. Padahal sejak awal Covid itu kita punya kebijakan," terangnya.

Sementara itu, ia pun meminta pengertian kepada perusahaan atau instansi yang melarang karyawannya untuk menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Sembuh dari Corona Bukan Berarti Tak Tertular Lagi, 3 Warga Balikpapan Ini Positif Covid-19 Dua Kali

Sebab, karyawan yang diminta untuk isolasi mandiri sudah dibekali surat resmi melalui surat keterangan dokter.

Bahwasanya, karyawan yang merupakan penyintas bisa mengalami gejala Long Covid. Rata-rata pasien pasti diberi surat tersebut.

"Setelah dirawat atau isolasi ada surat keterangan istrirahat satu Minggu. Tapi kebanyakan langsung beraktivitas lagi. Jadi mohon istirahat dulu," imbuhnya.

Berita tentang Balikpapan

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Mathias Masan Ola

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved