Breaking News:

Virus Corona

Ada Kandungan Tripsin Babi, MUI Sebut Vaksin AstraZeneca Haram, tapi Boleh Dipakai Vaksinasi Corona

Ada kandungan enzim tripsin babi, Majelis Ulama Indonesia ( MUI) sebut vaksin AstraZeneca hukumnya haram, tapi boleh dipakai vaksinasi Corona.

Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
Kolase Tribunkaltim.co
Ada kandungan tripsin babi, MUI sebut vaksin AstraZeneca haram, tapi boleh dipakai vaksinasi Corona. 

TRIBUNKALTIM.CO - Vaksin AstraZeneca dipastikan memiliki kandungan tripsin babi.

Namun Majelis Ulama Indonesia ( MUI) memperbolehkan vaksin tersebut digunakan dalam proses vaksinasi corona.

Meski menyatakan vaksin AstraZeneca haram, namun karena keadaan darurat, maka vaksin tersebut boleh diunakan meski mayoritas penduduk Indonesia muslim.

Dalilnya, sampai saat ini masih belum ditemukan obat pasti penyembuh corona.

Sehingga demi kemaslahatan umat, tak bisa memandang haram atau halal lebih dahulu dalam kondisi saat ini.

Baca juga: Apa Itu Enzim Tripsin Babi yang Terkandung di Vaksin AstraZeneca, Boleh Digunakan Meski Haram

Sejumlah hal baru seputar vaksin AstraZeneca mulai dari adanya kandungan enzim tripsin babi hingga fungsinya akhirnya terungkap. 

Untuk diketahui, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengumumkan bahwa vaksin AstraZeneca haram karena memanfaatkan zat yang berasal dari babi yakni enzim tripsin babi.

Kandungan dalam vaksin Covid-19 AstraZeneca tersebut berdasarkan kajian yang dilakukan MUI bersama pihak-pihak terkait.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua MUI bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh dalam konferensi pers Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Penyebab MUI Tetap Bolehkan Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Padahal Haram karena Mengandung Babi

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved