Berita Kaltara Terkini
Kapolda Kaltara Bakal Simulasikan Pasukan untuk Hadapi Bencana Alam di Kalimantan Utara
Simulasi penanganan bencana alam akan dilakukan oleh Pemprov Kaltara bersama dengan jajaran Polda Kaltara dan Korem 092 Maharajalila
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
Sementara dari sektor kekuatan , Kodam VI Mulawarman mengerahkan seluruh personel dalam menanggulangi berbagai bencana di Kaltim.
Baca juga: Tantangan Kian Kompleks, Pangdam VI Mulawarman Berpesan Prajurit Bisa Menyesuaikan Diri
Baca juga: Pangdam VI Mulawarman Bertandang ke Nunukan, Bupati Asmin Laura: Banyak Ngobrol Soal Vaksinasi
"Sejauh ini kita siapkan seluruh kekuatan yang ada, hampir sekitar 2800 di Kodam. Itu termasuk di daerah, baik itu yang di kabupaten/ kota," ucap Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Heri Wiranto, Senin (22/3/2021).
Disamping itu, lanjut Mayjen TNI Heri Wiranto, ia juga mengerahkan kekuatan yang terdapat di sejumlah Batalyon jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Terkait kekuatan personel Kodam VI Mulawarman, Mayjen TNI Heri Wiranto mengungkapkan jajarannya yang terbagi menjadi 3 kategori, diantaranya quick response, show of force dan rencana pelibatan.
Baca juga: Pangdam VI/Mulawarman Mayor Jenderal TNI Heri Wiranto ke Nunukan, Soroti Patok Perbatasan
Untuk kategori quick response, papar Mayjen TNI Heri Wiranto, meliputi Makorem 091/ASN, Kodim 0901 Samarinda, Kodim 0902 Berau, Kodim 0904 Tanah Grogot, Kodim 0905 Balikpapan, Kodim 0906 Tenggarong, Kodim 0908 Bontang, Kodim 0909 Sangatta, Kodim 0912 Kubar, Kodim 0913 PPU, unsur Lanal Balikpapan dan Lanud Balikpapan.
"Prinsipnya satu, Pak gubernur dibackup oleh Pangdam, Kapolda dan seluruh Bupati,Walikota, bersinergi bersama-sama," tandas Mayjen TNI Heri Wiranto.
Baca juga: Kaltim Berdiam Diri, Pangdam Mayjen TNI Heri Wiranto: Tak Ada Kegiatan Warga, Nanti Kita Disinfektan
Terlebih kini dibantu dengan aplikasi terobosan oleh Polda Kaltim bernama Lembuswana yang memiliki kemampuan mendeteksi titik panas di Kaltim.
"Pada dasarnya aplikasi ini pasti sangat membantu karena kita bergerak atas dasar data-data tsb. Kalo data itu sudah valid tinggal kita melakukan langkah-langkah pencegahan," tuturnya lagi.
Penulis Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ditemui-usai-apel-penanggulangan.jpg)