Berita Kaltara Terkini
Kapolda Kaltara Bakal Simulasikan Pasukan untuk Hadapi Bencana Alam di Kalimantan Utara
Simulasi penanganan bencana alam akan dilakukan oleh Pemprov Kaltara bersama dengan jajaran Polda Kaltara dan Korem 092 Maharajalila
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Simulasi penanganan bencana alam akan dilakukan oleh Pemprov Kaltara bersama dengan jajaran Polda Kaltara dan Korem 092 Maharajalila.
Kegiatan ini dilakukan, dalam rangka melihat kesiapan dan kecepatan pasukan yang menangani bencana alam.
Hal tersebut diungkapkan, Kapolda Kaltara, saat ditemui di Lapangan Agathis Tanjung Selor, usai meninjau Apel Penanggulangan Bencana Alam di Kaltara, Senin (22/3/2021).
Baca juga: Vaksinasi Tenaga Kesehatan di Kalimantan Utara Diklaim 90 Persen, Jubir Sebut Tahapan Selanjutnya
Baca juga: Selain Tanjung Harapan, Dishub Kaltara Beberkan Alternatif Lokasi Bandara Baru di Kalimantan Utara
"Kita sudah koordinasi dengan Korem, dan dengan Pemprov, nanti akan latihkan akan simulasikan, jangan hanya apel saja bagus, tapi nanti tidak efektif," ujar Kapolda Kaltara, Irjen Bambang Kristiyono.
Menurut jenderal bintang dua ini, simulasi bencana akan dilakukan mulai dari bencana kebakaran hingga proses pencarian korban.
Namun, pihaknya tidak menyebutkan kapan simulasi akan dilakukan.
"Mulai dari kebakaran, rangkai bencana alam rangkai pencarian korban, tapi rahasia kapan dilaksanakannya, karena uji coba persiapan dan kecepatan pasukan yang menangani bencana ini," katanya.
Baca juga: Gubernur Kaltara Zainal Paliwang Minta Raperda Hari Jadi dan Lambang Kalimantan Utara Segera Dibahas
"Jadi untuk bencana alam dan non alam itu sudah kami antisipasi, kita siap menghadapi bencana apapun, polisi ini harus hadir 24 jam, dan apapun harus kita harus tangani," ujarnya.
Selain bencana alam, pihaknya juga menaruh perhatian khusus mengenai bencana non alam seperti pandemi Covid-19 saat ini.
Baca juga: Upaya Mencegah Karhutla, Wakil Bupati Berau Sebut Pemkab Selalu Lakukan Sosialisasi ke Masyarakat
Baca juga: Perbaikan Jembatan Jelarai, Dirlantas Polda Kaltara: Traffic Trial Dilakukan Besok
Menurutnya, telah banyak anggaran negara dihabiskan untuk menanggulangi Covid-19, karenanya dirinya berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Luar biasa pemerintah untuk penanganan Covid-19. Ratusan Trilun sudah dihabiskan untuk mencegah Covid-19," katanya.
"Walaupun sudah divaksin tetap lakukan prokes 3M dan ditambah 2M yaitu mengurangi berpergian dan mennghindari kerumunan," pesannya.
Siagakan Seluruh Kekuatan
Berita sebelumnya. Dalam menyikapi potensi bencana alam di Provinsi Kaltim, Kodam VI Mulawarman mengklaim siap untuk menanggulangi bencana, khususnya di tahun 2021, baik dari sektor prasarana hingga kekuatan personel.
Dari sektor prasarana, misalnya, Kodam VI Mulawarman memiliki sejumlah kendaraan taktis yang bisa diandalkan untuk menerjang berbagai medan, baik darat maupun laut.
Sementara dari sektor kekuatan , Kodam VI Mulawarman mengerahkan seluruh personel dalam menanggulangi berbagai bencana di Kaltim.
Baca juga: Tantangan Kian Kompleks, Pangdam VI Mulawarman Berpesan Prajurit Bisa Menyesuaikan Diri
Baca juga: Pangdam VI Mulawarman Bertandang ke Nunukan, Bupati Asmin Laura: Banyak Ngobrol Soal Vaksinasi
"Sejauh ini kita siapkan seluruh kekuatan yang ada, hampir sekitar 2800 di Kodam. Itu termasuk di daerah, baik itu yang di kabupaten/ kota," ucap Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Heri Wiranto, Senin (22/3/2021).
Disamping itu, lanjut Mayjen TNI Heri Wiranto, ia juga mengerahkan kekuatan yang terdapat di sejumlah Batalyon jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Terkait kekuatan personel Kodam VI Mulawarman, Mayjen TNI Heri Wiranto mengungkapkan jajarannya yang terbagi menjadi 3 kategori, diantaranya quick response, show of force dan rencana pelibatan.
Baca juga: Pangdam VI/Mulawarman Mayor Jenderal TNI Heri Wiranto ke Nunukan, Soroti Patok Perbatasan
Untuk kategori quick response, papar Mayjen TNI Heri Wiranto, meliputi Makorem 091/ASN, Kodim 0901 Samarinda, Kodim 0902 Berau, Kodim 0904 Tanah Grogot, Kodim 0905 Balikpapan, Kodim 0906 Tenggarong, Kodim 0908 Bontang, Kodim 0909 Sangatta, Kodim 0912 Kubar, Kodim 0913 PPU, unsur Lanal Balikpapan dan Lanud Balikpapan.
"Prinsipnya satu, Pak gubernur dibackup oleh Pangdam, Kapolda dan seluruh Bupati,Walikota, bersinergi bersama-sama," tandas Mayjen TNI Heri Wiranto.
Baca juga: Kaltim Berdiam Diri, Pangdam Mayjen TNI Heri Wiranto: Tak Ada Kegiatan Warga, Nanti Kita Disinfektan
Terlebih kini dibantu dengan aplikasi terobosan oleh Polda Kaltim bernama Lembuswana yang memiliki kemampuan mendeteksi titik panas di Kaltim.
"Pada dasarnya aplikasi ini pasti sangat membantu karena kita bergerak atas dasar data-data tsb. Kalo data itu sudah valid tinggal kita melakukan langkah-langkah pencegahan," tuturnya lagi.
Penulis Ilhami Fawdi | Editor: Budi Susilo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ditemui-usai-apel-penanggulangan.jpg)