Berita Nasional Terkini

Diduga Dilarang Menikah, Anak Kandung Bunuh Sang Ayah dan Tenteng Kepala Korban Keliling Kampung

Tak sebatas itu, pelaku juga menenteng kepala sang ayah sambil berkeliling kampung

pixabay.com
Ilustrasi anak kandung bunuh ayahnya sendiri dan tenteng kepalanya keliling kampung 

TRIBUNKALTIM.CO - Sebuah kisah tragis terjadi di wilayah Lampung Tengah, Senin (22/3/2021).

Seorang anak tega membunuh ayah kandungnya secara keji.

Tak sebatas itu, pelaku juga menenteng kepala sang ayah sambil berkeliling kampung.

Dugaan sementara persitiwa itu terjaid karena pelaku marah tak diberi izin untuk menikah.  

Melansir Tribun Lampung.com pelaku juga membawa potongan tubuh korban keliling kampung untuk diperlihatkan ke warga.

Pelaku nekat menghabisi nyawa ayahnya diduga karena tak direstui menikah.

Baca juga: Kesal, Ratusan Warga di Soppeng Keroyok Residivis Kasus Pembunuhan Hingga Tewas

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Selebgram Ari Pratama, Korban Sempat Lari Tanpa Busana Cari Pertolongan

Setelah membunuh ayahnya, pelaku kemudian keliling kampung menenteng karung sambil berteriak bapaknya telah mati.

"Diarak (kepala korban) diperlihatkan ke sejumlah warga sambil bilang, 'Bapakku mati. Bapakku mati'," kata Tarmin sambil mencontohkan ucapan PK.

Ada dugaan pelaku mengalami gangguan jiwa hingga tega membunuh ayahnya sendiri dengan memenggal kepalanya.

Peristiwa anak penggal kepala ayahnya di Kampung Sendang Rejo, Kecamatan Sendang Agung Lampung Tengah pertama kali diketahui oleh istri korban yang baru saja habis mandi.

Kepala Kampung Sendang Rejo, Hotini menyebutkan, istri korban, Ningsih (55) menyebutkan, sebelum aksi yang dilakukan sang anak itu, ia baru saja pulang dari sawah.

Hotini menceritakan, suaminya (korban) setelah pulang dari sawah duduk di bagian belakang rumah, sementara dia langsung mandi.

"Istri korban langsung keluar kamar mandi karena mendengar suara gaduh di bagian belakang rumahnya. Dia terkejut melihat tubuh sang suami bersimbah darah dan tanpa kepala," ujar Hotini.

Sontak Ningsih histeris melihat kondisi suaminya yang sudah bersimbah darah dan tanpa kepala, setelah itu ia menjerit keluar rumah meminta pertolongan.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved