Breaking News:

Bentuk Tim Percepatan Ekspor di Kaltara, Kepala BKP Tarakan Sebut Kaltara Miliki Potensi SDA Tinggi

Kaltara memiliki potensi tinggi untuk pangan dan hortikultura. Namun masih perlu perhatian lebih dari pemerintah daerah baik dari segi pemeliharan.

HO
Suasana rapat teknis pembahasan potensi dan prospek ekspor hasil pertanian Kaltara di aula rapat Kantor Gubernur Kalimantan Utara. (HO/BKP Tarakan) 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Dalam rangka percepatan program GraTiEks di Provinsi Kalimantan Utara, jajaran Karantina Pertanian Tarakan dipimpin Kepala BKP Tarakan drh Akhmad Alfaraby Bersama Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara Wahyuni Nuzband melakukan audensi dengan Wakil Gubernur Kaltara Yansen Tipa Padan di kantornya.

Dalam pertemuan tersebut, Wagub Yansen TP menyambut baik dibentuknya Tim Percepatan Ekspor di Kaltara.

Dia berharap segera ada tindak lanjut, serta penyusunan kerangka kerja untuk mewujudkan percepatan Gratieks.

Sebagai bentuk tindak lanjut dari pertemuan tersebut, bertempat di aula Kantor Gubernur Kalimantan Utara, Karantina Pertanian Tarakan menghadiri dan menjadi narasumber pada rapat teknis pembahasan potensi dan prospek ekspor hasil pertanian di Kaltara.

Jajaran Karantina Pertanian Tarakan dipimpin Kepala BKP Tarakan drh Akhmad Alfaraby Bersama Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara Wahyuni Nuzband melakukan audensi dengan Wakil Gubernur Kaltara Yansen Tipa Padan.
Jajaran Karantina Pertanian Tarakan dipimpin Kepala BKP Tarakan drh Akhmad Alfaraby Bersama Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara Wahyuni Nuzband melakukan audensi dengan Wakil Gubernur Kaltara Yansen Tipa Padan. (HO)

Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara dan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Kaltara.

Alfaraby menyampaikan bahwa sebenarnya Kaltara memiliki potensi sumber daya alam yang cukup tinggi, hanya saja belum seluruhnya diolah.

Untuk komoditas pertanian, Kaltara memiliki potensi tinggi untuk pangan dan hortikultura. Namun masih diperlukan perhatian lebih dari pemerintah daerah baik dari segi pemeliharaan, penanganan pasca panen, dan pemasaran.

Mengacu pada perbandingan data ekspor komoditas pertanian berdasarkan IQFAST tahun 2020-2021, Wagub Kaltara menekankan pada seluruh sektor untuk dapat bersinergi dalam mewujudkan pembangunan pertanian, dengan meningkatkan potensi sumber daya alam di seluruh daerah di Kaltara.

Tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan masyarakat Kaltara, tetapi juga mampu memenuhi permintaan ekspor negara lain.

"Untuk mewujudkan pembangunan pertanian di suatu daerah sangat diperlukan adanya kerjasama yang baik antara pemerintah, swasta dan masyarakat," ujarnya, Jumat (19/3/2021) kemarin.

Wakil Gubernur Kaltara Yansen Tipa Padan memimpin rapat  teknis pembahasan potensi dan prospek ekspor hasil pertanian Kaltara yang diinisiasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara
Wakil Gubernur Kaltara Yansen Tipa Padan memimpin rapat teknis pembahasan potensi dan prospek ekspor hasil pertanian Kaltara yang diinisiasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara (HO)

Rapat teknis yang juga dihadiri oleh Biro Perekonomian Propinsi Kaltara, Kadin Kaltara, KTNA Kaltara, Badan Pusat Statistik Kaltara, Pelindo IV, serta perusahaan eksportir ini.

Diharapkan rapat ini menjadi awal kerjasama dan sinergitas yang baik dari seluruh sektor untuk berbagi informasi, bersama-sama memperbaiki dan meminimalisir kendala yang ada demi meningkatkan perekonomian di Kalimantan Utara.

"Pembangunan pertanian tentunya bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat," tutur Yansen. (*)

Penulis: Risnawati

Penulis: Risnawati
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved