Breaking News:

Sudah Listriki 293 Desa di Provinsi Kalimantan Utara, PLN Siap Lanjutkan Kerja Nyata

Di provinsi Kalimatan Utara, hingga Maret 2021, PLN telah menerangi 293 desa di sana.

HO
Di provinsi Kalimatan Utara (Kaltara), hingga Maret 2021, PLN telah menerangi 293 desa di sana. Saat ini rasio desa berlistrik di Kalimantan Utara sebesar 60.79%. 

TRIBUNKALTIM.CO - PLN terus berupaya menghadirkan terang ke seluruh pelosok desa di Indonesia.

Di provinsi Kalimatan Utara (Kaltara), hingga Maret 2021, PLN telah menerangi 293 desa di sana. Saat ini rasio desa berlistrik di Kalimantan Utara sebesar 60.79%.

“Kami akan terus upayakan pemerataan listrik ke desa-desa yang saat ini belum dialiri listrik PLN. Kami juga secara intens telah berkomunikasi dengan para stakeholders demi mewujudkan listrik yang berkeadilan bagi masyarakat Kaltara,” ujar Saleh Siswanto, General Manager PLN UIW Kaltimra.

Provinsi Kaltara memiliki 482 desa yang tersebar di lima kabupaten.

Untuk melistriki seluruh Desa di Kaltara, PLN menargetkanya hingga tiga tahun mendatang.

Sinergi BUMN, PLN Siapkan Keandalan Pasokan Listrik Jangka Panjang Blok Rokan

Penuhi Kebutuhan Listrik PT Cheil Jedang Indonesia, PLN Pastikan Keandalan dan Layanan Terbaik

Upaya PLN mewujudkan listrik yang berkeadilan bukanlah tanpa kerja nyata.

Pada bulan Maret 2021, 3 Sistem Kelistrikan di Kaltara yang baru saja ditingkatkan jam operasinya menjadi 24 jam.

Sistem Kelistrikan yang dimaksud adalah ULD Sei Menggaris yang melayani Desa Tabur Lestari dan Desa Srinanti, Kecamatan Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan.

Selanjutnya Sistem Kelistrikan ULD Sekatak Buji yang melayani Desa-Desa di Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan dan Sistem Kelistrikan ULD Long Peso yang melayani Desa Muara Pangean, Desa Long Peso, Desa Long Bia dan Desa Long Lasan, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan.

Dijelaskan oleh Saleh bahwa desa-desa yang belum terlistriki di Kaltara disebabkan antara lain karena letak geografisnya yang cukup jauh dari jaringan eksisting milik PLN.

Sehingga untuk melistriki desa tersebut, PLN perlu melakukan perluasan jaringan.

“Ada yang medannya memang sangat sulit dijangkau, terutama di Kecamatan Krayan, Nunukan dan Kecamatan Kayan, Malinau. Terlebih yang lokasinya berbatasan langsung dengan negara tetangga, medan yang ditempuh untuk mengangkut material sangat ekstrim. Namun, inilah tantangan yang harus kami taklukan,” lanjut Saleh.

Kesiapan PLN untuk melistriki desa-desa di Kaltara juga diungkap kepada Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang dalam pertemuan keduanya baru-baru ini.

Dalam pertemuan tersebut, Zainal mengatakan bahwa pihaknya siap untuk mendukung PLN dalam mewujudkan program-program melistriki hingga ke pelosok Kaltara.

“Kami akan kumpulkan dukungan-dukungan dari para stakeholders untuk kelancaran PLN melistriki Kaltara. Mudah-mudahan semua desa di Kaltara bisa menikmati listrik PLN dan berlangsung 24 jam. Apalagi dimasa pandemi seperti sekarang, orang banyak diam di rumah, anak-anak belajar dirumah, semuanya akan lebih lancar jika ada listrik PLN,” harap Zainal. (dha)

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved