Sabtu, 18 April 2026

News Video

NEWS VIDEO Minta Masyarakat agar Tenang dan Tetap Waspada, Jokowi: Tak Ada Tempat Bagi Terorisme

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tak ada tempat bagi terorisme di Indonesia.

Editor: Wahyu Triono

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tak ada tempat bagi terorisme di Indonesia.

Hal itu disampaikan untuk menanggapi aksi penyerangan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/3/2021) lalu.

Ia meminta masyarakat agar tetap tenang dan bersatu melawan terorisme.

"Saya minta kepada seluruh masyarakat di Tanah Air, agar semuanya tetap tenang tapi tetap waspada menjaga persatuan. Kita semuanya bersatu melawan terorisme," ujarnya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Jumat (2/4/2021).

Baca juga: Kapolri Listyo Sigit Bongkar Cara Identifikasi Penyerang Mabes Polri, Ideologi ISIS dan DO Kuliah

Jokowi memerintahkan seluruh lembaga keamanan negara untuk menindak para teroris secara cepat dan tuntas.

"Saya juga telah memerintahkan kepada Kapolri, Panglima TNI, dan Kepala BIN untuk meningkatkan kewaspadaan," katanya.

"Saya tegaskan sekali lagi, tidak ada tempat bagi terorisme di tanah air," tegas Jokowi.

Kronologi Penyerangan Mabes Polri

Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, pelaku penyerangan berinisial ZA masuk ke Mabes Polri melalui pintu belakang.

Pelaku penyerangan langsung mengarah ke salah satu pos di Mabes Polri.

Saat di sana, ia sempat bertanya di mana lokasi kantor pos.

"Kemudian diberi pelayanan oleh petugas dan diarahkan untuk menuju kantor pos," kata Listyo, Rabu.

Baca juga: Ayah Penyerang Mabes Polri Syok Setelah Buka Instagram Putrinya

Perempuan itu pun pergi, tapi tak lama kemudian ia kembali dan melakukan penyerangan di Mabes Polri.

ZA diketahui melakukan penembakan sebanyak enam kali.

"Dua kali tembakan petugas di pos, dua kali di luar, dan menembak lagi anggota yang ada di belakang," lanjutnya.

Baca juga: Lolos Pemeriksaan Senjata di Mabes Polri, ZA Sempat Diantar Perwira Sebelum Lakukan Serangan

Setelah menyerang Mabes Polri, petugas pun melumpuhkan terduga teroris itu.

Diketahui, ZA masih berusia 25 tahun dan tinggal di kawasan Ciracas, Jakarta Timur.

Berdasarkan profiling yang dilakukan, ZA adalah pelaku lone wolf yang berideologi radikal ISIS. (*)

Ikuti berita lainnya tentang News Video

Ikuti berita lainnya tentang Kasus Terorisme

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved