Ramadhan 2021
Tradisi Jelang Ramadhan di Malinau, Warga Gotong Royong Bersihkan Masjid
Di Desa Malinau Kota, sejumlah Masjid mulai dipersiapkan warga desa gotong royong membersihkan perkarangan dan wilayah sekeliling masjid.
TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Selain stand-stand penjualan mulai berjejeran di sepanjang jalan, kegiatan gotong royong membersihkan masjid merupakan petanda bulan suci Ramadhan mulai tiba.
Di Desa Malinau Kota, sejumlah Masjid mulai dipersiapkan warga desa gotong royong membersihkan perkarangan dan wilayah sekeliling masjid.
Di Masjid Al Jihad RT 9 Desa Malinau Kota, Warga desa dibantu petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Malinau Kota membersihkan pekarangan dan sanitasi masjid.
Baca juga: Terkendala Pandemi Covid-19, Aksi Sosial Saat Perayaan Paskah di GKII Malinau Kota Ditiadakan
Baca juga: Pelantikan Diundur, Bupati Malinau Terpilih Wempi W Mawa Ingin Dilantik di Kota Kelahirannya
Takmir Masjid Al Jihad, Ust Ahmad Dadi mengatakan tradisi bersih-bersih masjid merupakan tradisi rutin jelang menyambut bulan suci Ramadhan.
"Bisa dibilang kebiasaan kita umat Islam di sini. Jelang Ramadan, ada kerja bakti, bersih-bersih. Bulan puasa ibarat tamu kehormatan kita umat muslim," ujarnya kepada TribunKaltim.Co, Minggu (4/4/2021).
Ust Ahmad Dadi mengatakan, umumnya ada 3 program rutin selama bulan suci ramadan di Masjid Al Jihad.
Diantaranya, kultum Tarawih, ceramah singkat sehabis pelaksanaan Salat Isya yang hanya digelar pada bulan suci ramadan.
Kajian Subuh seusai pelaksanaan Salat Subuh dan pembagian takjil atau hidangan berbuka puasa di Masjid.
"Ada Kultum Tarawih, Kajian Subuh dan pembagian takjil di masjid. Biasanya 3 agenda ini ada di hampir seluruh Masjid. Dan kami juga rutin laksanakan tiap ramadan," katanya.
Baca juga: Analisis Kerawanan di Malinau Kota Lebih Tinggi, Polisi Kerahkan 75 Personel dan Siaga di 17 Lokasi
Baca juga: Sekitar Dua Bulan Insiden Pencemaran Sungai Malinau, Berikut Perkembangan Terbaru Kasus Kolam Tuyak
Dia menjelaskan, berbeda di tahun 2019, pelaksanaan yang mengumpulkan orang banyak seperti buka puasa bersama, di Masjid dilarang karena pandemi Covid-19.
Tahun ini menurutnya, ada sedikit keringanan.Masyarakat dibenarkan mengadakan buka puasa bersama, dengan syarat harus menjamin diterapkannya protokol kesehatan Covid-19.
"Tahun lalu tidak bisa karena Lock down. Tahun ini Alhamdulillah ada sedikit keringanan. Hakikatnya buka puasa bersama merupakan momen kita bersilaturahmi, sehingga kehadiran Ramadan tahun diharapkan ini lebih khidmat," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/warga-rt-9-desa-malinau-kota-dibantu-petugas-damkar-sektor-malinau-kota.jpg)