Virus Corona di Nunukan
Dinkes Beber Vaksin untuk Guru di Nunukan Hanya 1.120 Dosis, Aris Suyono: Pakai Skala Prioritas
Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan beber vaksin untuk guru di Nunukan hanya 1.120 dosis.
Aris Suyono mengaku, bilamana jumlah vaksin yang datang nanti tidak sebanding dengan sasaran tenaga pendidik yang akan menerima vaksinasi, maka akan dibuat skala prioritas.
"Mekanisme sasarannya akan sama seperti termin kedua. Institusi masing-masing akan mendata sasarannya. Kalau jumlah sasaran melebihi jumlah vaksin yang datang, otomatis pakai skala prioritas.
Dan yang tentukan itu dari institusi masing-masing. Kalau sasarannya guru berarti dari Dinas Pendidikan yang menentukan skala prioritas," ujarnya.
Kendati begitu, vaksinasi akan dilakukan secara bertahap nantinya.
Aris Suyono menjelaskan, perihal jumlah guru yang akan menerima vaksinasi dengan pembelajaran tatap muka, tak ada hubungannya.
Pasalnya, sudah ada 10 sekolah khususnya di wilayah III Kabupaten Nunukan yang telah diizinkan untuk pembelajaran tatap muka.
"Kalau SKB 4 Menteri terbaru kan melihat zona, ketika sekolah berada di wilayah zona kuning bahkan oranye saja sebenarnya boleh. Tapi ada pembatasan jumlah siswa yang hadir. Lagian wilayah III, tingkat kasusnya terbilang kecil," tuturnya.
Baca Juga: NEWS VIDEO Deretan Fakta Meninggalnya Iptu LT Komandan Brimob Maluku, Setelah lakukan Vaksinasi
Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, Target Vaksinasi Dikebut, Cakup 50 Persen Guru Hingga Pekan Depan
Aris menuturkan, vaksinasi untuk tenaga pendidik masih bisa dilakukan sebelum pembelajaran tatap muka yang direncanakan pada bulan Juli nanti.
"Rencana pembelajaran tatap muka kan serentak Juli nanti, jadi masih bisa terkejar lah itu. Semua tenaga pendidik termasuk kependidikan pasti akan divaksin hanya saja secara bertahap. Secara nasional juga bertahap.
Intinya ketika vaksin yang tiba nanti tidak cukup maka institusi akan memilah mana yang lebih banyak berinteraksi dengan siswa mana yang tidak. Nah, yang lebih tau kan sekolahnya," ungkapnya. (*)