Berita Kaltara Terkini
Arab Saudi Buka Opsi Jamaah Haji Indonesia, Kanwil Kemenag Kaltara: Kita Siap
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi membuka opsi untuk penyelenggaraan haji dengan jumlah terbatas.
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi membuka opsi untuk penyelenggaraan haji dengan jumlah terbatas.
Indonesia sebagai negara penyumbang jemaah haji terbesar, merespon positif kebijakan yang datang dari Arab Saudi.
Menanggapi hal ini, pihak Kanwil Kemenag Kaltara mengaku, belum mendapat informasi resmi dari pihak Kemenag Pusat.
Baca juga: Pelaksanaan Ibadah Haji 2021 Masih Tunggu Arab Saudi, Kepastian di Pertengahan Ramadhan
Baca juga: Kepala Kemenag Sebut Daftar Tunggu Calon Jamaah Haji Nunukan Capai 3 Ribu Orang Lebih
Meskipun secara jadwal pemberangkatan haji sudah semakin mendekat, Kepala Kanwil Kemenag Kaltara, Suriansyah mengatakan, telah melakukan segala persiapan.
Baik persiapan administrasi, pemeriksaan kesehatan maupun persiapan secara syariat.
"Sampai hari ini belum ada informasi resmi ya.Waktunya memang sudah mepet ya, karena seharusnya Juli itu sudah keberangkatan," ujar Kepala Kanwil Kemenag Kaltara, Suriansyah, Jumat (9/4/2021).
"Persiapan dokumen dari paspor sudah kita siapkan, vaksin di beberapa daerah juga sudah dilakukan, persiapan syariah juga sudah kita lakukan. Berangkat atau tidak berangkat, kita dalam posisi ready," terangnya.
Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kaltim, 90 Persen Jamaah Haji Kalimantan Timur Telah Divaksin Covid-19
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Calon Jamaah Haji di Samarinda, Wawali Rusmadi: Tinggal Menunggu Arab Saudi
Lebih lanjut Suriansyah mengatakan, bila nantinya penyelenggaraan haji jadi dilaksanakan. Maka kuota calon jemaah haji Kaltara sebanyak 414 orang, akan didahulukan bagi calon yang tertunda keberangkatannya.
"Calon jemaah haji kita, 414 orang, itu kuota kita, setiap tahun seperti itu. Kebiasannya itu yang tertunda tahun lalu yang berangkat," ujarnya.
Baca juga: Ketua SAHI Siti Marifah Sebut Pemimbing Haji Harus Tersertifikasi, Ini Jadwal Keberangkatan Tarakan
Pihaknya berharap, haji tahun ini dapat dilaksanakan, mengingat daftar tunggu calon jemaah haji se Kaltara mencapai 30,000 orang.
"Waiting list kita 30,000 artinya ada Kabupaten yang sampe 2030 baru berangkat, harapannya tahun ini dapat diberangkatkan, sehingga mengurangi waiting list itu tadi," tuturnya.
Arab Saudi Batasi Jamaah Haji
Berita sebelumnya. Tahun ini Pemerintah Arab Saudi membuka kesempatan bagi jamaah haji asal Indonesia dengan jumlah terbatas.
Dikutip dari Tribunews.com, Jakarta, kabar itu disampaikan oleh Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Esam A Abid Althagafi pada konferensi pers peluncuran buku 'Duta antara Dua Kutub', Kamis (08/04/2021).
"Tentu," kata Dubes Esam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/suriansyah-di-tj-selor.jpg)