Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Keluhan Pengusaha Speedboat Tanjung Selor Terkait Larangan Mudik dari Pemerintah

"Kalau memang nanti pemerintah larang semua, terlalu-lalu lah, mau bilang apa? Terlalu-lalu sudah, kita rugi segala macam," tuturnya.

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Melalui Permenhub No 13/2021, Pemerintah Pusat melarang adanya kegiatan mudik pada tahun 2021, termasuk bagi transportasi di sektor laut.

Menanggapi hal ini, Pemilik Usaha Speedboat Limex, Machmuddin mengaku tidak bisa berbuat apa-apa.

Hal ini ia ungkapkan saat ditemui di Dermaga Pelabuhan Kayan, Tanjung Selor, Jumat (9/4/2021).

"Kalau pemerintah yang larang kita mau apa, kalau pemerintah yang larang ya tidak apa-apa," ujar Pemilik Usaha Speedboat Limex, Machmuddin.

Baca juga: NEWS VIDEO Perdana di Kelurahan Gunung Panjang, Bupati Berau Panen Lele

"Kalau memang semua tidak berangkat, lalu kita rugi mau bilang apa," katanya.

Pemilik tiga speedboat ini mengungkapkan, tidak kali ini saja pemerintah membuat aturan yang merugikan.

Sebelumnya, saat awal pandemi, pemerintah mengharuskan penumpang memiliki hasil rapid test untuk menaiki speedboat.

Hal ini berujung, tidak adanya penumpang speedboat yang berangkat, sehingga dirinya mengalami banyak kerugian.

Baca juga: NEWS VIDEO Desiree vs Hotma Sitompul, ART Laporkan Desiree ke Polisi

"Kemarin awal pandemi juga tidak dilarang, tapi diwajibkan penumpang rapid test yang mahal itu. Akhirnya tidak ada penumpang, kita juga tidak berangkat, kita tetap gaji anak buah," ujarnya.

"Kalau memang nanti pemerintah larang semua, terlalu-lalu lah, mau bilang apa? Terlalu-lalu sudah, kita rugi segala macam," tuturnya.

Berita lainnya tentang Kalimantan Utara

Berita Tentang News Video

Penulis: Fawdi

Videografer: Fawdi

Editor: Ardians

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: Ardians
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved