Breaking News:

Kisruh Partai Demokrat

UPDATE 12 Kader Partai Demokrat KLB Moledoko dalam Masalah, Kubu AHY Layangkan Gugatan ke Pengadilan

Update 12 kader Partai Demokrat KLB Moledoko dalam masalah, kubu AHY layangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
Kolase Tribunkaltim.co
Update 12 kader Partai Demokrat KLB Moledoko dalam masalah, kubu AHY layangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sedikitnya 12 kader Partai Demokrat KLB Moledoko dalam masalah.

Kubu AHY ( Agus Harimurti Yudhoyono) telah melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Gugatan perbuatan melawan hukum terkait kepada 12 sosok yang menjadi inisiator pertemuan berlabel Kongre Luar Biasa ( KLB) Deli Serdang beberapa waktu lalu.

Faktanya kisruh Partai Demokrat belum berakhir sampai saat ini, kendati pemerintah telah memutuskan bahwa Partai Demokrat versi KLB Moeldoko.

Baca juga: Bawa Nama Partai Demokrat, Ucapan Duka Moeldoko Buat NTT Dinilai Menggelikan, AHY: Buruk & Memalukan

Dilansir Tribunnews.com Partai Demokrat yang diwakili anggota tim advokasinya Mehbob telah mendaftarkan gugatan perbuatan melawan hukum kepada 12 mantan kader sebagai inisiator pertemuan yang dinamakan Kongres Luar Biasa (KLB).

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, gugatan tersebut telah dilayangkan pihaknya hari ini, Selasa (13/4/2021) ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

"12 mantan kader yang digugat ini di antaranya yang selalu mengaku-ngaku juru bicara Partai Demokrat," kata Herzaky dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/4/2021).

Lanjut Herzaky mengatakan, pendaftaran gugatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pencabutan perkara perdata nomor 172 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Pencabutan perkara perdata nomor 172 dilakukan, karena kata Herzaky gugatan tersebut dianggap sudah tidak sesuai.

Baca juga: Terjawab Alasan Kubu AHY Daftarkan Logo Partai Demokrat Atas Nama SBY, Tak Bisa Dipakai Moeldoko Cs?

Hal itu didasari karena mengingat Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly yang juga merupakan tergugat dalam nomor perkara perdata itu sudah tidak memproses berkas yang dilayangkan kubu KLB.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved