Breaking News:

Virus Corona di Balikpapan

Sinovac Belum Bersertifikat WHO, Bagaimana Nasib Ratusan Calon Jamah Haji Asal Balikpapan?

Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan masih menunggu kepastian terkait keberangkatan calon jamaah haji.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
ilustrasi-Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi calon jamaah Haji asal Kota Balikpapan yang dilakukan beberapa waktu lalu.TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan masih menunggu kepastian terkait keberangkatan calon jamaah haji.

Sebab, sempat tersiar rencana Pemerintah Arab Saudi yang melarang calon jamaah haji Indonesia karena menerima vaksin Sinovac.

Hal itu menyusul kabar belum tersertifikasinya vaksin Covid-19 produksi Sinovac di Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Sehingga, vaksin tidak dapat dipergunakan sebagai syarat untuk mengikuti ibadah haji di Arab Saudi.

Baca Juga: Selama Ramadhan, Dinkes Bulungan Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Tetap Lanjut

Baca Juga: Target 600 Lansia di Balikpapan Jalani Vaksinasi Dosis Kedua, 50 Guru Diikutsertakan

Kepala Kantor Kemenag Kota Balikpapan, Johan MRP mengatakan pihaknya sampai saat ini masih belum menerima informasi terkait masalah itu..

Baik dari pemerintah pusat terkait kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang akan melarang calon jamaah haji asal Indonesia.

"Sampai saat ini kami belum menerima penjelasan, baik dari Kanwil ataupun Pusat terkait adanya isu tersebut,” katanya, Rabu (14/4/2021).

Menurut Johan, sampai saat ini Pemerintah Indonesia tengah berupaya berkomunikasi untuk meyakinkan Pemerintah Arab Saudi.

Halaman
123
Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved