Kamis, 7 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Perampokan Rumah di Samarinda, Pelaku Gasak Barang Berharga dan Uang Pecahan Dollar serta Rusak CCTV

Warga sekitar Jalan Danau Semayang, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur geger.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.
KASUS PERAMPOKAN-Rumah warga di Jalan Danau Semayang 18 Kota Samarinda di satroni kawanan perampok beraksi pada siang hari, tampak saat dilakukan olah TKP oleh Polisi, Selasa (20/4/2021).TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO. 

Dari informasi yang kita himpun pelaku ada tiga orang dengan modus congkel rumah dan sempat menyekap pemilik rumah," tegas perwira menengah ini, Selasa (20/4/2021) petang.

Ditanya berapa orang didalam rumah, dia mengatakan ada 4 orang perempuan yang berada disudut berbeda didalam rumah berlantai dua ini.

Baca Juga: 6 Remaja di Balikpapan Merampok Perabotan Rumah, Pelaku Masih Ada yang DPO, Korban Rugi Puluhan Juta

Baca Juga: Pegawai KPP Pratama Balikpapan Disekap Lalu Dirampok, Pelaku Diduga Penjaga Kos-kosan

"Dirumah tersebut ada empat orang, 1 orang ibu dan 3 lainnya adalah anak. Saat kejadian 3 orang anak sedang berada diatas (lantai dua) dan tidak mengetahui kejadian.

Kemudian dilantai bawah ada seorang ibu dan pelaku menyekap ibu tersebut," beber Ipda Dovie Eudey.

Penyekapan terjadi dan perampokan berlangsung begitu cepat.

Tiga orang bergerak mengambil barang berharga dan membongkar isi kamar korban lalu menggasak barang berharga.

Ipda Dovie Eudey saat ditanya terkait ponsel, perhiasan emas dan uang mata uang dollar yang digasak tiga begundal tersebut, juga membenarkan.

Saat ini pihaknya fokus pada penyelidikan mengingat kejadian serupa juga pernah terjadi beberapa waktu lalu di Kota Tepian.

"Sementara hasil lidik, telah hilang satu buah ponsel dan sejumlah perhiasan dan uang mata uang dollar, namun masih belum tahu jumlah uang tersebut," tegasnya.

Dia juga membenarkan pelaku merusak CCTV atau kamera tersembunyi didalam rumah dengan cara memotong kabel dan membawa alat perekam untuk menghilangkan jejak kejahatannya.

"Sementara dilakukan olah TKP dan penyelidikan, untuk CCTV dirumah korban ada namun untuk server dibawa oleh para pelaku (kabur).

Kami menduga pelaku dari luar kota, mengingat pernah terjadi di TKP lain yang pelakunya juga belum tertangkap," pungkasnya. (*)

Berita tentang Samarinda

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved