Senin, 4 Mei 2026

Yunus Abbas Meninggal Dunia

Profil Yunus Abbas, Tokoh Humanis Tarakan, Meninggal Mendadak, Belum Sempat Dilantik Jusuf Kalla

Meninggalnya Dr Muhammad Yunus Abbas tak hanya meninggalkan kesedihan bagi keluarganya, tetapi juga masyarakat Tarakan dan Kalimantan Utara.

Tayang:
Tribun Kaltim/Junisah
Muhammad Yunus Abbas 

TRIBUNKALTIM.CO - Meninggalnya Dr Muhammad Yunus Abbas tak hanya meninggalkan kesedihan bagi keluarganya, tetapi juga masyarakat Tarakan dan Kalimantan Utara.

Yunus Abbas dikenal sebagai tokoh masyakarat yang aktif berorganisasi dan humanis.

Ia tak hanya menjadi role model bagi adik-adik dan anak-anaknya, tetapi juga orang-orang di sekitarnya.

Kepergiannya yang mendadak, membuat orang-orang yang mengenalnya syok.

Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhum Dr. Muhammad Yunus Abbas pada Rabu (28/4/2021).

Baca juga: Pesan Jusuf Kalla ke Anak Almarhum Yunus Abbas, Jaga Umi, Jaga Umi, Jaga Umi

Kepergiannya terasa sangat cepat bahkan mendadak bagi keluarga.

Kediamannya di Jalan Cahaya Baru Kelurahan Karang Harapan, dibanjiri ratusan pelayat yang merupakan keluarga dan rekan almarhum semasa hidup.

Di sepanjang jalan masuk menuju rumah duka, berbagai karangan bunga terhampar mengiringi kepergian almarhum.

Amir Hamzah, sang adik ketiga almarhum tak kuasa menahan kesedihan.

Kepada media ia menceritakan awal mula meninggalnya sang kakak yang dinilainya begitu mendadak.

Selama ini almarhum dikenal tak memiliki riwayat penyakit jantung atau penyakit kronis lainnya.

Almarhum dikenal sangat peduli akan kesehatan tubuh.

Baca juga: Ketua PMI Tarakan HM Yunus Abbas Wafat, Beginilah Sepak Terjangnya Semasa Hidup

Namun sepengetahuan Amir Hamzah, sang kakak memiliki riwayat asam urat.

"Almarhum ini saya anggap meninggalnya mendadak. Karena gak ada hitungan jam. Tadi malam memang sempat mengeluh tapi masih sempat diskusi kongkow-kongkow dengan temannya ngobrol ngopi," urai Amir Hamzah kepada awak media, Rabu (28/4/2021).

Kemudian lanjut Amir Hamzah, setelah shalat Subuh, sang kakak sempat mengeluh sakit di sekitar bagian dada.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved