Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Apa Itu Pil Double L? Berikut Ini Penjelasan dari Loka POM Tarakan

Sebanyak 39,935 Pil Double L berhasil diamankan oleh pihak Loka POM Tarakan dan Ditreskoba Polda Kaltara, di Tanjung Selor.

TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAMI
Kepala Loka POM Tarakan, Musthofa Answari. TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Sebanyak 39,935 Pil Double L berhasil diamankan oleh pihak Loka POM Tarakan dan Ditreskoba Polda Kaltara, di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara pada Rabu (28/4/2021).

Pengungkapan puluhan ribu Pil Double L, diklaim sebagai yang terbesar se Indonesia sepanjang 2021.

Pihak Loka POM Tarakan, mengatakan, Pil Double L atau Triheksifenidil adalah golongan obat yang harus memiliki resep dokter.

Dinamakan Pil Double L, lantaran di tiap keping pil tertuliskan dua huruf L kapital berjajar.

Umumnya, obat ini digunakan untuk pasien dengan penyakit epilepsi dan parkinson, dengan efek obat halusinasi.

Apabila digunakan tanpa resep dokter akan berefek sama seperti narkoba.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Loka POM Tarakan, Musthofa Answari, dalam press rilis hasil operasi gabungan bersama Ditreskoba Polda Kaltara, di Mapolda Kaltara, Tanjung Selor.

"Untuk dunia medis untuk penyakit Parkinson atau epilepsi, tapi penggunaannya itu harus sesuai dengan resep dokter," Kepala Loka POM Tarakan, Musthofa Answari.

"Tapi ada untuk penyalahgunaan untuk halusinasi, efeknya kurang lebih dengan narkoba," katanya.

"Ini adalah obat keras, tidak bisa diperjualbelikan secara bebas namun harus ada resep dokter," tambahnya.

Halaman
1234
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved