Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Saksi Sebut Nama Prabowo di Sidang Korupsi Ekspor Benur

Kasus yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo sebagai terdakwa kini masuk dalam pemeriksaan saksi-saksi.

TRIBUNKALTIM.CO - Sidang kasus korupsi ekspor ekspor benih lobster (benur) masih teruis berlanjut.

Kasus yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo sebagai terdakwa kini masuk dalam pemeriksaan saksi-saksi.

Kali ini saksi yang dihadirkan Direktur Ekspor Impor PT Dua Putra Perkasa Pratama (DPPP).

Dalam sidang nama Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sempat disebut.

Dalam persidangan, saksi Ardi Wijaya selaku Direktur Ekspor Impor PT Dua Putra Perkasa Pratama (DPPP) menyebut nama Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Mulanya Jaksa Penuntut Umum (JPU) melontarkan sejumlah pertanyaan kepada Ardi Wijaya terkait siapa sosok pengendali PT Aero Cipta Kargo (PT ACK).

Baca juga: KRI Nanggala-402 Tenggelam, Jokowi Diminta Evaluasi Kinerja Prabowo, Anggaran Tiap Matra TNI Timpang

PT ACK merupakan satu-satunya perusahaan forwarder benur dan meraup untung hingga Rp 38 miliar sebagaimana dakwaan jaksa.

Adapun para pemegang saham PT ACK tak lain kerabat dari Edhy Prabowo sendiri, yaitu Amri dan Achmad Bachtiar.

"Pernah dengar dari Suharjito (pemilik PT DPPP) terkait pengendali PT ACK ini siapa? Pernah melakukan hubungan telepon dengan Suharjito mengucap ini?" tanya jaksa.

Ardi Wijaya mengaku memang pernah terjadi diskusi yang membicarakan hal itu pada bulan Oktober.
Namun tidak spesifik disebut siapa pengendali PT ACK.

Halaman
123
Editor: Djohan Nur
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved