Berita Tarakan Terkini
Kepala Kantor Kemenag Bersyukur Ada Warga Tarakan Bisa Go Internasional Jadi Imam Masjid
Kepala Kantor Kemenag Kota Tarakan, M Shaberah ikut berbangga dan bersyukur. Pasalnya Mad Gani, warga Tarakan, berhasil lolos dalam seleksi
"Dan juga kita sering juara internasional untuk MTQ," ujarnya.
"Sehingga ini menjadi alasan pemerintah Arab meminta SDM dari Indonesia," beber M Shaberah kepada TribunKaltara.com.
Ia melanjutkan, tidak semua orang bisa seberuntung Mad Gani.
Baca juga: Gelar Shalat Ied Jemaah Wajib Pakai Masker, Ini Hukumnya Kata Imam Masjid Agung At-Taqwa Balikpapan
Karena ia terpilih bersama 26 peserta lainnya dari sekitar 70-an peserta yang mendaftarkan diri.
Ini lanjutnya, tentu menjadi kebanggaan warga Kaltara karena bisa mewakili Indonesia.
"Saya sebagai Kepala Kemenag Tarakan berharap dan mendoakan semoga beliau bisa menjalankan tugas sebaik-baiknya," ujarnya.
"Dengan amanah dan bawa nama baik Indonesia dan Kaltara di negara orang. Disiplin dan seterusnya," harapnya.
Adapun status Mad Gani nantinya akan dikontrak untuk beberapa tahun. Jika nanti Mad Gani dinilai baik di sana maka bisa diperpanjang.
Baca juga: Kesaksian Imam Masjid di Selandia Baru Saat Detik-detik Jamaahnya Ditembaki Brutal
"Gajinya juga lumayan besar karena hitungannya real. Kalau dirupiahkn tinggi sekali. Tugasnya nanti jadi imam dan sambil ngajar di masjid. Ini hal luar biasa," ungkapnya.
Ia melanjutkan, yang paling berat itu sebenarnya bukan hapalan yang dikuasai melainkan kefasihan bahasa Arab sebagai bahasa sehari-hari yang digunakan di sana.
"Itu paling berat bahasanya. Kalau hapalan bisa dan kedua ilmu pengetahuan agama karena akan disuruh mengisi pengajian. Kegiatan agama mungkin setelah Magrib," pungkasnya. (*)
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Mathias Masan Ola
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mad-gani-membanggakan.jpg)