Berita Tarakan Terkini
Kepala Kantor Kemenag Bersyukur Ada Warga Tarakan Bisa Go Internasional Jadi Imam Masjid
Kepala Kantor Kemenag Kota Tarakan, M Shaberah ikut berbangga dan bersyukur. Pasalnya Mad Gani, warga Tarakan, berhasil lolos dalam seleksi
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Kepala Kantor Kemenag Kota Tarakan, M Shaberah ikut berbangga dan bersyukur. Pasalnya Mad Gani, warga Tarakan, berhasil lolos dalam seleksi yang diadakan Uni Emirat Arab (UEA).
UEA mencari calon imam masjid untuk ditempatkan di sejumlah masjid di Abu Dhabi.
M Shaberah menilai, untuk bisa menembus seleksi menjadi imam masjid di daerah Timur Tengah itu sangat sulit dan prosesnya sangat panjang.
Peserta yang mengikuti uji seleksi harus memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan.
Di antaranya, peserta adalah penghapal Alquran atau hafiz.
Kemudian harus menguasai bahasa asing seperti bahasa Arab, dan ditunjang Bahasa Inggris.
Baca juga: Membanggakan! Mad Gani, Pria Asal Kaltara Berhasil Menjadi Imam Masjid di Uni Emirat Arab
"Bahasa Arabnya juga harus aktif. Karena di sana orang berkomunikasi pakai bahasa Arab," beber M Shaberah.
Ia melanjutkan, pada saat seleksi, langsung dari Kemenag pusat yang menggelar.
Oleh pemerintah UEA, mempercayakan kepada Kemenag untuk menjaring peserta yang memenuhi kriteria.
Ia menambahkan, ajang ini sudah digelar di tahun ketiga.
Sebelumnya pemerintah Indonesia mengirimkan hafiz terbaiknya ke UEA untuk menjadi imam masjid di sana.
Baca juga: NEWS VIDEO Imam Masjid di Malang Meninggal saat Sujud Salat Magrib: Tak Pernah Terlihat Sakit
Biasanya itu permintaan dari Arab Saudi ke Indnesia.
Lebih lanjut ia menambahkan, Indonesia menjadi salah satu negara yang dinilai memiliki hafiz dengan SDM berkualitas dari sisi hapalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mad-gani-membanggakan.jpg)