Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Mahfud MD Umumkan Pemerintah Tetapkan KKB Papua Sebagai Organisasi Teroris

Resmi, Mahfud MD umumkan Pemerintah tetapkan KKB Papua sebagai organisasi teroris, bakal ditumpas?

TRIBUNKALTIM.CO - Langkah tegas diambil Pemerintah Jokowi untuk mengakhiri konflik bersenjata di Tanah Papua.

Terbaru, Menkopolhukam Mahfud MD mengumumkan Pemerintah menetapkan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua sebagai organisasi teroris.

Dengan demikian, keberadaan teroris di Papua tak lagi ditoleransi dan akan ditindak tegas.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo ( Jokowi) memerintahkan Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk mengambil tindakan tegas terhadap KKB Papua.

Pemerintah secara resmi mengategorikan Kkelompok Kriminal Bersenjata atau Papua sebagai organisasi teroris.
Keputusan itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan ( Menkopolhukam) Mahfud MD.

Baca juga: Jelang Operasi Militer TNI Polri, KKB Papua Ajukan 3 Permohonan, Inginkan Perundingan dengan NKRI

"Pemerintah menganggap bahwa organisasi dan orang-orang di Papua yang melakukan kekerasan masif dikategorikan sebagai teroris," ujar Mahfud dalam konferensi pers, dikutip dari kanal Youtube Kemenko Polhukam, Kamis (29/4/2021).

Mahfud MD mengatakan, pelabelan organisasi teroris terhadap KKB sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi UU.

Berdasarkan aturan tersebut, Mahfud MD menjelaskan bahwa mereka yang dikatakan teroris adalah siapa pun yang merencanakan, menggerakkan, dan mengorganisasikan terorisme.

Adapun terorisme sendiri adalah setiap perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas.

"Yang dapat menimbulkan korban secara massal atau menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap obyek vital yang strategis terhadap lingkungan hidup, fasilitas publik atau fasilitas internasional dengan motif ideologi, politik, dan keamanan," kata Mahfud MD.

Halaman
1234
Editor: Djohan Nur
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved