Berita Bontang Terkini
Ketua PKB Bontang Basri Rase Optimis Bisa Rebut Kursi Ketua Dewan di Pileg Mendatang
Usai mengikuti Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) DPW PKB, DPC Bontang optimis bisa rebut kursi ketua kursi DPRD Kota Bontang
Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Usai mengikuti Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) DPW PKB, DPC Bontang optimis bisa rebut kursi ketua kursi DPRD Kota Bontang.
Hal itu ditegaskan Basri Rase Ketua DPC PKB Bontang, Sabtu (1/4/2021) malam tadi, Mercure Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Melihat progres dari kerja-kerja partai DPC PKB Bontang, Basri menargetkan PKB Bontang bisa meraih beberapa kemenangan di ruang-ruang legislatif di Pileg mendatang.
Sehingga kader PKB Bontang harus bisa menempati kursi terbanyak DPRD Bontang, agar bisa merebut kursi ketua dewan.
Baca Juga: Isu Muktamar Luar Biasa PKB Mencuat, DPC Balikpapan Angkat Bicara: Kompak Dukung Cak Imin
"Sebagai orang politik, harus tetap optimis rebut kursi ketua dewan di Bontang," tuturnya.
Diketahui pada pemilihan legislatif, DPC PKB Bontang yang dinahkodai Basri Rase mampu merebut tiga kursi di Dewan dengan perolehan suara terbanyak kedua dari Partai Golkar.
Sehingga salah kadernya berhasil menempati kursi wakil ketua DPRD Bontang.
Sementara, Partai Golkar berhasil merebut lima kursi di dewan dan berhasil menduduki ketua DPRD Bontang.
Solid Dukung Cak Imin
Berita sebelumnya. Kabar konflik internal Partai PKB ditanggapi santai ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Bontang, Basri Rase.
Ia justru menegaskan, perselisihan yang terjadi itu ditengarai adanya sejumlah pengurus daerah yang tak terima kepengurusan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Informasinya, ada 113 DPC yang berencana melakukan Muktamar luar biasa. Namun untuk pengurus di Bontang tidak ada riuh-riuh terkait konfrontasi yang terjadi saat ini.
Baca juga: Tekad Basri Rase Walikota Terpilih, Pembangunan Kilang Minyak Tetap di Bontang
Baca juga: Pasangan Walikota dan Wawali Bontang Terpilih, Basri Rase-Najirah Dilantik 26 April 2021
Menurutnya, konflik yang terjadi adalah dinamika partai untuk pesiapan Pilkda 2024 nanti. Hal ini pun menjadi biasa dalam politik kepentingan menjelang pemilihan.
"Biasalah ini, dinamika persiapan pemilihan 2024 nanti. Kan banyak kepentingan, apalagi sepak terjang partai terus membaik kan," ujar Basri Walikota Bontang terpilih di Pilkada 2020 pada, Rabu (14/04/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sk-pkb-bontang.jpg)