Jumat, 8 Mei 2026

Hari Buruh Internasional

Peringati May Day 2021, GMNI dan Mapala Stitek Bontang Gelar Nobar Film Kinipan

Di momen Hari Buruh Internasional, dua kelompok organisasi mahasiswa di Bontang, gelar nonton bareng film dokumenter karya dari Watchdoc.

Tayang:
Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Di momen Hari Buruh Internasional, dua kelompok organisasi mahasiswa di Bontang, gelar nonton bareng film dokumenter karya dari Watchdoc, di Kadai Kopi Balada Kota Bontang pada Senin (1/5/2021) malam. 

Baca Juga: Jelang May Day 1 Mei 2021, Serikat Buruh di Samarinda Ibu Kota Kaltim tak Lakukan Aksi

Pola kerja pemerintah ini seakan sengaja memaksa agar masyarakat terus menggantungkan hidupnya pada perusahan industri yang selama ini mendapat izin konsesi untuk mengelola hutan.

Imbasnya, masyarakat lokal lagi-lagi tak mandiri secara ekonomi. Imbasnya tak ada pilihan, masyarakat harus jadi buruh pabrik. Misalnya diperkebunan sawit.

Jika ditarik ke kota pada industri khususnya di Bontang, maka tidak menutup kemungkinan kejadian serupa juga bisa terjadi.

Apa lagi pemerintahan baru saat ini coba membangun kota dengan pola ramah investasi.

Baca Juga: NEWS VIDEO May Day, Kondisi Terkini di Sekitar Istana Negara

"Yah, film ini menjadi tamparan pemerintah yang selama ini tidak memperhatikan kondisi lingkungan, tidak menutup kemungkinan bentuk exploitasi hutan dan kerusakan lingkungan akan terjadi di Kota Bontang," kata Saipul saat menyampaikan pendapatnya di nobar, Sabtu (1/5/2021).

Senada dengan Saipul , perwakilan Mapala Stitek Bontang Fajrin, menyampaikan keluh kesahnya terhadap negara yang tidak ikut serta dalam menjaga hutan.

Akibatnya, masyarakat adat ikut terdampak akibat kebijakan yang dikeluarkan.

"Pola produksi masyarakat adat ikut berubah, karena hutan mereka habis, lahan untuk bertani kian menipis, dampaknya kadar oksigen di Indonesia juga akan terdampak," kata Fajrin.

Baca Juga: Buruh Banyak Di-PHK, May Day 2020 Terkelam Sepanjang Sejarah, Kalahkan The Great Depression 1932

Dari film Kinipan ini berharap seluruh elemen masyarakat turut serta dalam menjaga lingkungan daerahnya, jangan lagi ada kerusakan lingkungan yang terjadi di Indonesia.

"Perjuangan akan bisa tercapai ketika kekuatan masyarakat sipil ikut terlibat dalam menolak aktivitas yang akan merusak lingkungan, yang akan berdampak pada kehidupan masyarakat," tutupnya.

Berita tentang Bontang

Penulis Ismail Usman | Editor: Budi Susilo

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved