Berita Tarakan Terkini
Dicari Dokter Spesialis di Tarakan, RSUKT akan Buka Empat Layanan Spesialis Baru
Upaya meningkatkan pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT) rencananya membuka beberapa layanan spesialis baru.
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN– Upaya meningkatkan pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT) rencananya membuka beberapa layanan spesialis baru.
Saat ini layanan kesehatan yang sudah dimiliki RSUKT, di antaranya poli penyakit dalam, poli kebidanan dan kandungan, poli anak dan poli bedah.
Selain itu, saat ini RSUKT juga membuka layanan dasar, seperti layanan IGD 24 jam, poli rawat jalan, poli obsgyn, poli gigi, poli penyakit mulut, poli psikologi, laboratorium, radiologi, rawat inap, kamar bedah, kamar bersalin, ruang ICU, perinatologi dan pemulasaran jenazah.
Ini dibeberkan Dirut RSUKT, dr. Joko Hariyanto kepada TribunKaltara.com.
Rumah sakit bertipe C ini nantinya berencana membuka empat layanan spesialis baru, seperti jantung, paru, kulit, dan saraf.
Baca juga: Walikota Khairul Ingatkan UGD RSUKT Harus Siaga 24 Jam, Petugasnya pun Harus Cepat
"Kami sudah koordinasi dengan Pak Walikota Tarakan dan TAPD dan sudah disetujui," ungkapnya.
Sehingga, lanjutnya, dalam waktu dekat pihaknya akan merekrut beberapa tenaga spesialis, berikut anggarannya pun sudah disiapkan pihaknya.
Ia menambahkan, manajemen RSUKT akan mengumumkan penerimaan dokter spesialis dalam waktu dekat.
Ia mengatakan, Pemkot Tarakan juga memberikan kebijakan untuk membuka diri jika ada dokter spesialis yang berminat pindah wilayah kerja dari daerah lain ke Tarakan.
"Baik di Provinsi Kaltara maupun di luar Kaltara. Jika ada PNS ingin bergabung, Pemkot kita selalu terbuka untuk menerima teman-teman spesialis," bebernya.
Baca juga: Surat Hasil Swab Antigen Palsu Juga Ditemukan di Tarakan, Ini Kata Walikota Khairul
Lebih jauh ia mengemukakan, selain memenuhi sumber daya dokter, RSUKT juga nantinya siap melengkapi sarana pendukung layanan spesialis baru.
Hal itu pun sudah diperhitungkan manajemen RSUKT.
Dibeberkan Joko Hariyanto, tahun ini pihaknya mendapatkan dana dari pemerintah pusat sebesar Rp 20 miliar untuk pengadaan alat-alat kesehatan.
Bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk pengembangan layanan kesehatan di RSUKT, misalnya membeli peralatan untuk layanan jantung, paru dan sebagainya.
Ia mengatakan, pengadaan genset dengan kemampuan daya yang lebih besar juga diperlukan untuk mendukung pelayanan di RSUKT.
Baca juga: Soal Penggunaan Genose, Walikota Tarakan Khairul: Kalau Diperintahkan Begitu, Kita Ikut
Sementara kemampuan daya dari genset yang dimiliki RSUKT saat ini hanya 460 kilo volt (Kv) dan dianggap kurang memadai jika terjadi pemadaman listrik.
Tahun ini, lanjutnya, RSUKT berencana meningkatkan kapasitas daya sebesar 1 mega watt (MW) genset.
"Mudah-mudahan bisa terwujud," ujarnya.
Di tengah persoalan penanganan pandemi Covid-19, dr. Joko membeberkan perjuangan awal menangani pasien Covid-19 dengan tenaga, sarana dan pengetahuan terbatas.
Namun, lanjutnya, dengan niat baik ingin membantu masyarakat, manajamen memutuskan memberanikan diri merawat pasien.
Baca juga: Besok dan Lusa, KKP Tarakan akan Gelar Tes Swab Motoris dan Kru Speedboat, Jamin Keamanan Penumpang
Penanganan pasien pertama dimulai April 2020 lalu sampai saat ini.
Memang dalam perjalanannya, kata dr. Joko, banyak hambatan dalam penanganan Covid-19.
"Dan berkat dukungan semua pihak, akhirnya bisa dirawat dan angka kesembuhan tinggi. Ini patut disyukuri," tuturnya.
Sampai saat ini, menurutnya, pasien yang dirawat menunjukkan penurunan angka.
Pasien terakhir tercatat ada dua pasien.
"Bahkan sempat kosong beberapa hari ini juga. Mudah-mudahan pandemi cepat berlalu dan Covid-19 tidak lagi menjadi ancaman," ucapnya. (*)
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Rahmad Taufiq
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/walikota-tarakan-dr-khairul-memantau-aktivitas-pelayanan-kesehatan-di-rsukt-tribunkaltaracom.jpg)