Selasa, 21 April 2026

Virus Corona

Menyusul Tsunami India, Kali Ini Nepal di Ambang Petaka Covid-19

Warga India merasa percaya diri, kasus Corona turun, kemudian konsep protokol kesehatan banyaj diabaikan, akhirnya berbuah wabah Corona lagi

Editor: Budi Susilo
https://www.cdc.gov/
Ilustrasi virus Corona. Warga India merasa percaya diri, kasus Corona turun, kemudian konsep protokol kesehatan banyak diabaikan, akhirnya berbuah wabah Corona lagi.  

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Penajam Paser Utara, Positif Capai 1215 Kasus, Inilah Kecamatan Terbanyak

Di rumah sakit, salah satu fasilitas terkemuka di Nepal untuk merawat pasien Covid-19, tempat tidur tambahan dijejali untuk menampung lebih banyak orang.

Semuanya telah diambil dan satu-satunya cara untuk diterima adalah melalui daftar tunggu.

“Dalam situasi ekstrim, orang bisa mati di jalanan,” kata Sharma seraya menambahkan tidak mungkin untuk segera meningkatkan kapasitas rumah sakit.

Di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Tribhuvan yang dikelola pemerintah, beberapa pasien Covid-19 terbaring di tempat tidur yang dipasang di beranda dan dihubungkan ke tabung oksigen.

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Indonesia, Kasus Positif Covid-19 Meningkat jadi 4.402 Pasien, 94 Orang Wafat

Pengunjung lain ditolak karena tidak ada cukup ruang atau peralatan.

“Kami kurang siap, kekurangan sumber daya, dan kurang kapasitas untuk melakukan apa pun yang diharapkan,” kata Bishal Dhakal, pekerja medis yang menangani pasien Covid-19 sejak awal pandemi kepada AP.

Kebijakan isolasi (lockdown) diberlakukan bulan lalu di kota-kota besar dan kecil, dan Nepal minggu ini menghentikan penerbangan domestik dan internasional.

"Kami menyerukan kepada komunitas internasional untuk bertindak cepat untuk menghindari bencana manusia," kata Azmat Ullah dari Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah kepada Al Jazeera.

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, Target Vaksinasi Dikebut, Cakup 50 Persen Guru Hingga Pekan Depan

"Tidak ada yang aman kecuali semua orang aman," tambahnya.

Awal pekan ini, Perdana Menteri KP Sharma Oli mengimbau masyarakat internasional untuk memastikan pasokan vaksinasi dan pasokan medis untuk membantu Nepal melawan virus.

Kampanye vaksinasi Nepal, yang dimulai pada Januari, menghadapi ketidakpastian setelah hanya setengah dari pasokan yang dipesan dari India yang dikirim.

Di negara berpenduduk 30 juta, hanya 2,4 juta suntikan dari India dan Cina yang telah diberikan, dan hanya sebagian kecil orang yang menerima kedua dosis tersebut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved