Berita Nasional Terkini
Tak Ingin Ada Dendam, Akhirnya Panglima TNI & Kapolri Pakai Pola Baru Atasi Teroris, KKB Papua Lega?
Tak ingin ada dendam, akhirnya Panglima TNI & Kapolri pakai pola baru atasi teroris, KKB Papua lega?
Fakhiri menyampaikan, kedatangan dua jenderal bintang empat itu untuk membahas penanganan KKB.
"Memberi arahan untuk penanganan dan penegakan hukum di tanah Papua.
Karena semua perkuatannya on the spot-nya di Timika sehingga Panglima TNI dan Kapolri berkunjung ke sini untuk melihat sejauh mana Satgas Nemangkawi bertindak, dan bagaimana konsep penanganan berikutnya," ucapnya.
Panglima TNI dan Kapolri juga menggelar pertemuan dengan tokoh masyarakat, akademisi, dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia.
Mengenai pertemuan ini, kata Fakhiri, Kapolri dan Panglima TNI ingin meminta saran bagaimana cara terbaik menangani KKB.
Kata Fakhiri, Kapolri dan Panglima TNI ingin lebih berhati-hati dalam penanganan KKB.
Ini dilakukan supaya masalah bisa diselesaikan tanpa memunculkan dendam.
"Koordinasi dengan akademisi, Komnas HAM dan tokoh masyarakat itu semua integral karena kita perlu saran dan masukan untuk melakukan tindakan yang pas.
Ini sedang berproses, tentu Kapolri dan Panglima TNI berhati-hati melaksanakan hal itu," ungkapnya.
Usai pertemuan tersebut, Panglima TNI dan Kapolri tidak memberikan keterangan pers.
Incar Daerah Segitiga Hitam
Pemerintah hingga saat ini masih terus melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB).
Dari sejumlah lokasi ternyata ada daerah yang disebut Segitiga Hitam Papua, lokasi bermukin Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) paling keji.
Kini lokasi itu jadi sasaran TNI. Mengingat sebelumnya pemerintahan Jokowi sudah resmi menyebut KKB sebagai resmi melabeli KKB di Papua sebagai teroris.
Dikutip tribuntimur dari gridHot, diketahui kelompok kriminal ini memang sering membuat onar hingga melukai penduduk tak bersalah.