Rabu, 8 April 2026

Lebaran Idul Fitri 2021

Harga Sembako di Samarinda Diambang Normal, Klaim Dinas Perdagangan Usai Tinjau Pasar

Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Marnabas, ikut serta dalam kegiatan peninjauan Bahan Pokok dan Bahan Penting.

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
Walikota Samarinda, Andi Harun, saat memantau Bahan Pokok dan Bahan Penting (Bapokting) di Pasar Segiri Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (10/5/2021). TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Marnabas, ikut serta dalam kegiatan peninjauan Bahan Pokok dan Bahan Penting (Bapokting) menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah, Senin (10/5/2021).

Kegiatan yang diikuti oleh Walikota Samarinda Andi Harun, dan Wakil Walikota Samarinda Rusmadi, menelusuri beberapa titik di Kota Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim).

Dimulai dari Pasar Segiri Samarinda di jalan Pahlawan, Samarinda. Lalu ke Indogrosir jalan A.W Syahranie, ke SPBU di jalan Juanda, serta terakhir di Perum Bulog Samarinda.

Marnabas menjelaskan, bahwa harga kenaikan komoditas menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) masih diambang normal.

Baca Juga: Harga Sembako Samarinda, Walikota Andi Harun Tinjau Pasar, Pangan Daging, Ikan, Ayam Naik 100 Persen

Walau harga ayam masih bergejolak, pihaknya nanti ada stok tambahan.

"Kalau harga sudah kita tinjau tadi, masoh di atas diambang normal, seperti ayam kan masih bergejolak di harga Rp. 33 ribu hingga Rp. 35 ribu," ungkapnya saat diwawancarai Tribunkaltim.co di Kota Samarinda.

Ia melanjutkan kalaunya harga masih dalam keadaan normal masih bisa dibawa santai.

Namun kalau harga sudah tidak masuk diakal lagi maka akan turun bekerjasama dengan para pihak ketiga yang mempengaruhi terhadap penjualan di pasar.

"Karena kita tidak menginginkan juga pola pedagang. Nanti ada yang bertanya kenapa bapak tidak operasi pasar, kalau harga masih normal ya tidak usahlah," sebutnya.

Ia juga menuturkan, bahwa dengan adanya kampung Keluarga Berencana (KB) maka stok pasukan cabai bisa terbantu di Kota Tepian julukan Kota Samarinda.

"Jangan khawatir kita punya kampung KB, dengan kampung KB panen Cabai itu bisa dimanfaat, inovasinya itu ya melalui kampung KB," sebutnya.

Lanjutnya bahwa kampung KB belum bisa menopang sepenuhnya, karean di Ibu Kota Kaltim ini, hanya ada 59 kampung KB.

"Tetapi paling tidak, minimalnya memenugi kebutuhan di kampung KB," pungkasnya.

Walikota Andi Harun Tinjau Pasar

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved