Breaking News:

Berita Nasional Terkini

SK Penonaktifan 75 Pegawai KPK Terbit, Novel Baswedan Tak Tinggal Diam, Firli Bahuri Jadi Sasaran

SK Penonaktifan 75 Pegawai KPK terbit, Novel Baswedan tak tinggal diam, Firli Bahuri jadi sasaran

Kolase TribunKaltim.co / Kompas.com Garry Andrew dan Tribunnews
SK Penonaktifan 75 Pegawai KPK terbit, Novel Baswedan tak tinggal diam, Firli Bahuri jadi sasaran 

TRIBUNKALTIM.CO - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Novel Baswedan angkat bicara mengenai terbitnya SK Penonaktifan 75 Pegawai KPK.

Diketahui, para pegawai yang dinonaktifkan merupakan mereka yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan sebagai syarat alih status menjadi Aparatur Sipil Negara ( ASN).

Novel Baswedan pun menyorot Ketua KPK Firli Bahuri yang dinilai menjadi aktor penonaktifan 75 pegawai KPK, tersebut.

Sebelumnya, puluhan pegawai KPK yang tak lulus TWK tersebut dikabarkan menangani sejumlah kasus besar, seperti Harun Masiku, suap ekspor benih lobster, hingga korupsi bansos covid.

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan angkat suara soal beredarnya Surat Keputusan (SK) Pimpinan KPK terkait penonaktifan 75 pegawai yang dinyatakan tak lulus asesmen Tes Wawasan Kebangsaan ( TWK) alih status menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Baca juga: Novel Baswedan Tak Menyangka Sikap Pimpinan KPK, Firli Bahuri Bongkar Adanya Drama Playing Victim

SK tersebut mencantumkan diktum penyerahan tugas dan tanggung jawab ke-75 pegawai yang dinyatakan tak lulus TWK kepada atasan masing-masing.

Ia menilai penerbitan SK tersebut merupakan tindakan sewenang-wenang Ketua KPK Firli Bahuri.

Alasannya, kata dia, SK tersebut seharusnya hanya berisi pemberitahuan hasil asesmen TWK.

"Tapi isinya justru meminta agar pegawai dimaksud menyerahkan tugas dan tanggung jawab atau nonjob.
Menurut saya itu adalah tindakan ketua KPK yang sewenang-wenang," ujar Novel Baswedan lewat pesan singkat, Selasa (11/5/2021).

Ia menyebutkan, tindakan sewenang-wenang dan berlebihan dari seorang Ketua KPK perlu menjadi perhatian.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved