Jumat, 15 Mei 2026

Berita Berau Terkini

66 Ekor Babi Mati Mendadak di Berau, Diduga Terserang Virus Hog Cholera, Pertama Kali di Kaltim

Mendapati laporan ternak babi yang mati secara massal di Kampung Maluang dan Paribau Berau, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau, bersama D

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Pengambilan sampel darah dilakukan pihak provinsi untuk memastikan dugaan sementara babi di Berau terserang virus Hog Cholera. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

Pada kesempatan yang sama Kasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kaltim, Siti Saniatun Saadah yang juga merupakan dokter hewan menjelaskan Hog Cholera juga disebut sebagai demam babi yang cukup serius dan fatal.

“Dugaan ini baru pertama kali di Kaltim, kami sangat fokus untuk menangani ini. Kalau dari sisi ekonomi jika kematian semakin banyak, peternak bisa sangat rugi,” ungkapnya.

Baca juga: Mengintip Program Ternak Sapi, Itik, Ikan Hingga Kambing di Kukar Persembahan Pemprov Kaltim

Meski begitu, Hog Cholera masih menjadi dugaan sementara saja.

Sebab, masih ada 3 dugaan penyakit lainnya, salah satunya yang disebabkan oleh bakteri.

Sementara ini antisipasi yang diperingatkan kepada peternak berupa untuk segera membersihkan diri setelah menangani ternak babi, dan jangan mencampur ternak yang sakit.

Siti menambahkan, dari pihaknya mulai mencari sebab musababnya melalui wawancara dengan peternak dan pengambilan sampel yang diharapkan bisa cepat keluar.

Mereka menduga bisa jadi virus ditemukan melalui pakan dan produk daging babi yang terkontaminasi.

Baca juga: 206 Peternak Sapi Dapat Bantuan Dana dari Pertamina MOR VI

Penularan juga dapat terjadi melalui proses perpindahan ternak yang terinfeksi.

“Setelah hasil keluar melalui sampel darah, segera akan ditindaklanjuti bagaimana penanganannya. Yang terpenting angka kematian populasi harus sangat ditekan,” ujarnya. (*)

Berita tentang Berau

Penulis: Renata Andini | Editor: Rahmad Taufiq 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved