Berita Berau Terkini
66 Ekor Babi Mati Mendadak di Berau, Diduga Terserang Virus Hog Cholera, Pertama Kali di Kaltim
Mendapati laporan ternak babi yang mati secara massal di Kampung Maluang dan Paribau Berau, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau, bersama D
Pada kesempatan yang sama Kasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kaltim, Siti Saniatun Saadah yang juga merupakan dokter hewan menjelaskan Hog Cholera juga disebut sebagai demam babi yang cukup serius dan fatal.
“Dugaan ini baru pertama kali di Kaltim, kami sangat fokus untuk menangani ini. Kalau dari sisi ekonomi jika kematian semakin banyak, peternak bisa sangat rugi,” ungkapnya.
Baca juga: Mengintip Program Ternak Sapi, Itik, Ikan Hingga Kambing di Kukar Persembahan Pemprov Kaltim
Meski begitu, Hog Cholera masih menjadi dugaan sementara saja.
Sebab, masih ada 3 dugaan penyakit lainnya, salah satunya yang disebabkan oleh bakteri.
Sementara ini antisipasi yang diperingatkan kepada peternak berupa untuk segera membersihkan diri setelah menangani ternak babi, dan jangan mencampur ternak yang sakit.
Siti menambahkan, dari pihaknya mulai mencari sebab musababnya melalui wawancara dengan peternak dan pengambilan sampel yang diharapkan bisa cepat keluar.
Mereka menduga bisa jadi virus ditemukan melalui pakan dan produk daging babi yang terkontaminasi.
Baca juga: 206 Peternak Sapi Dapat Bantuan Dana dari Pertamina MOR VI
Penularan juga dapat terjadi melalui proses perpindahan ternak yang terinfeksi.
“Setelah hasil keluar melalui sampel darah, segera akan ditindaklanjuti bagaimana penanganannya. Yang terpenting angka kematian populasi harus sangat ditekan,” ujarnya. (*)
Penulis: Renata Andini | Editor: Rahmad Taufiq
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pengambilan-sampel-darah-dilakukan-pihak-provinsi-untuk-memastikan-dugaan-sementara-babi-di-bera.jpg)