Kamis, 9 April 2026

Berita Malinau Terkini

BPBD Malinau Minta Potensi Banjir Segera Dilaporkan, Waspada Kondisi Cuaca Ekstrem

Selama sepekan, 2 kejadian bencana banjir melanda wilayah Kabupaten Malinau.

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD SUPRI
Kepala Pelaksana BPBD Malinau, Ibau Jalung saat ditemui di Kantor Bupati Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu.TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Selama sepekan, 2 kejadian bencana banjir melanda wilayah Kabupaten Malinau.

Banjir pada hari Minggu lalu (16/5/2021) melanda sebagian besar wilayah kecamatan, meliputi Kecamatan Mentarang Hulu, Mentarang, Malinau Barat, Malinau Kota dan Malinau Utara.

Banjir menyapu permukiman warga di wilayah pesisir Sungai Mentarang. Puluhan keluarga kehilangan tempat berteduh.

Baca Juga: 14 Pasien Sembuh, Kabupaten Malinau Kini Nol Kasus Covid-19

Baca Juga: Dua Kali Diterjang Banjir, Bupati Malinau Sebut Bantuan dari Pemerintah Pusat Sementara Diusulkan

Ratusan rumah tergenang, ternak dan harta benda masyarakat ikut lesap akibat banjir yang disebut sebagai banjir terbesar selama 20 tahun terakhir.

Berselang 3 hari kemudian, banjir kembali terjadi di wilayah perbatasan RI-Malaysia. Kecamatan Pujungan dan Kecamatan Bahau Hulu terendam air pada hari Kamis lalu (20/5/2021).

Bahkan di Kecamatan Bahau Hulu, Desa terisolasi akibat banjir membawa serta jembatan penghubung antara Desa Apau Ping dan Desa Long Berini.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Malinau, Ibau Jalung mengatakan secara umum, prosedur evakuasi telah dipahami masyarakat.

Baca Juga: Dinas Pertanian Kaltara akan Sisihkan Cadangan Beras untuk Bantu Korban Banjir di Malinau

Baca Juga: Usai Terendam Banjir Setinggi Atap Rumah, Warga Desa Paking Malinau Harapkan Bantuan Tenaga Medis

Kendati banjir besar menyapu permukiman warga, saat ini belum ada korban jiwa dilaporkan.

"Sebenarnya, masyarakat sudah biasa menghadapi situasi ini. Tapi yang kemarin memang tidak diprediksi, karena banjirnya sangat besar," ujarnya, Sabtu (22/5/2021).

Menurutnya, bencana banjir yang terjadi beberapa hari lalu menjadi pelajaran bagi seluruh pihak, termasuk BPBD Malinau untuk bergerak cepat.

Masyarakat di pesisir sungai diminta untuk memikirkan dampak jika mendirikan permukiman di dataran rendah.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved