Kamis, 7 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Garuda Indonesia Tawarkan Pensiun Dini ke Karyawan, Direktur Utama Sebut Opsi untuk Bertahan

Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, menyebut beberapa alasan penawaran program pensiun dini ini.

Tayang:
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUN
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia 

TRIBUNKALTIM.CO - Program pensiun dini ditawarkan manajemen Garuda Indonesia kepada karyawannya.

Pilihan ini diberikan manajemen di tengah pandemi Covid-19 yang berpengaruh besar terhadap dunia penerbangan.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, menyebut beberapa alasan penawaran program pensiun dini ini.

Namun dipastikan program pensiun dini ini ditawarkan secara sukarela 

Irfan Setiaputra menyebutkan, penawaran program pensiun dini bagi karyawan ini masih dalam tahap awal.

Program pensiun dipercepat ini ditawarkan secara sukarela terhadap karyawan yang telah memenuhi kriteria.

"Dalam menawarkan program ini, kami juga melakukan sortir terhadap karyawan yang memenuhi kriteria tersebut dan persyaratan keikutsertaan program," ucap Irfan dalam keterangannya, Jumat (21/5/2021).

Baca juga: Garuda Indonesia Luncurkan Rute Baru Balikpapan -Tarakan, Gunakan Pesawat Bombardier CRJ-1000

Irfan mengatakan, penawaran program ini merupakan upaya dalam pemulihan kinerja usahha yang tengah dijalankan perusahaan.

Hal ini tentunya untuk membuat perusahaan yang lebih sehat serta adaptif menjawab tantangan kinerja usaha di era normal baru.

Menurutnya, situasi pandemi yang masih terus berlangsung hingga saat ini mengharuskan Garuda Indonesia melakukan langkah penyesuaian aspek supply dan demand di tengah penurunan kinerja operasi karena trafik penerbangan yang menurun.

"Kebijakan ini menjadi penawaran terbaik yang dapat kami upayakan terhadap karyawan di tengah situasi pandemi saat ini, yang tentunya senantiasa mengedepankan kepentingan bersama seluruh pihak, dalam hal ini karyawan maupun Perusahaan," ucap Irfan.

Garuda Indonesia juga, lanjut Irfan, dalam menawarkan program ini tentunya memastikan bahwa seluruh hak pegawai akan dipenuhi sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan yang berlaku serta kebijakan perjanjian kerja yang disepakati antara karyawan dan Perusahaan.

"Melalui program pensiun yang dipercepat tersebut kami berupaya untuk memberikan kesempatan kepada karyawan yang ingin merencanakan masa pensiun sebaik mungkin, khususnya bagi mereka yang memiliki prioritas lain di luar pekerjaan, maupun peluang karir lainnya di luar perusahaan," kata Irfan.

Baca juga: Kabar Terbaru Ari Askhara, Eks Bos Garuda Indonesia, Selundupkan Brompton & Harley, Kini Tersangka

Langkah berat ini, menurut Irfan, harus ditempuh perusahaan. Akan tetapi opsi ini harus diambil untuk bertahan di tengah ketidakpastian situasi pemulihan kinerja industri penerbangan yang belum menunjukkan titik terangnya di masa pandemi Covid-19.

Asosiasi Pilot anggap solusi yang baik

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved