Breaking News:

Virus Corona

Usai Tsunami Covid-19, India Kini Hadapi Gelombang Infeksi Jamur Putih, Serang Penderita Diabetes

Gelombang jamur hitan dan jamur putih ini masih terkait dengan tsunami Covid-19 yang terjadi di India.

Editor: Januar Alamijaya
Narinder NANU / AFP
Anggota staf medis yang mengenakan APD membawa jenazah pasien Covid-19 di sebuah rumah sakit di Amritsar, India pada 24 April 2021. Setidaknya 90 orang di India yang sembuh dari Covid-19 dilaporkan meninggal karena infeksi jamur hitam. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pasca tusnami Covid-19 yang terjadi beberapa waktu lalu, India kini menghadapi masalah baru.

Gelombang infeksi jamur putih kini diderita warga di India utamanya di wilayah Bengaluru.

Gelombang jamur putih ini tak berselang lama setelah beberapa waktu lalu muncul infeksi jamur hitam atau 'Mucormycosis' pada beberapa warga.

Gelombang jamur hitan dan jamur putih ini masih terkait dengan tsunami Covid-19 yang terjadi di India.

Layanan kesehatan di kota Bengaluru, India, saat ini tengah bersiap untuk menghadapi gelombang baru infeksi jamur pasca tsunami kasus virus corona (Covid-19) di negara itu.

Setelah beberapa waktu lalu muncul infeksi jamur hitam atau disebut 'Mucormycosis', kali ini negara di kawasan Asia Selatan itu harus siap melihat kemunculan 'jamur putih' atau disebut Kandidiasis.

Baca juga: Kematian akibat Covid-19 Tembus 270.000 Kasus di India, 24 Jam Terakhir Lebih 4.000 Orang Meninggal

Dikutip dari laman Deccan Herald, Minggu (23/5/2021), menurut laporan kasus yang terjadi di kota Patna, negara bagian Bihar, kasus infeksi jamur putih mengalami peningkatan pada hari Jumat lalu.

Para dokter di Bengaluru pun mencatat bahwa beberapa kasus jamur putih yang terkait dengan Covid-19 telah ditemukan di kota tersebut.

Mereka menambahkan bahwa infeksi jamur putih sama seperti Mucormycosis, karena dapat menyebabkan nekrosis jaringan yang tampak hitam.

Pulmonologi Intervensi Rumah Sakit Manipal, Dr Sachin D mengatakan jamur putih adalah suatu kondisi yang sebelumnya telah 'dikenal' di bidang medis.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved